SUARA BANDUNG – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, belakangan ini namanya sedang naik daun dan sering diberitakan di berbagai media.
Selain sering diliput oleh media, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga sering diundang dalam acara-acara podcast dan talkshow di berbagai channel YouTube.
Nama Mahfud MD menuai banyak pujian usai membongkar kasus transaksi janggal senilai 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan. Ketegasan, keberanian dan kecerdasan Mahfud MD dinilai banyak pihak pantas untuk ikut serta dalam kontestasi politik dalam pemilihan presiden 2024 mendatang.
Saat mengisi acara di channel YouTube R66 Newlitics yang ditayangkan pada Senin (17/4/2023), Mahfud MD ditanya tentang tanggapannya kalau dicalonkan sebagai cawapres Anies (Baswedan).
Lalu Menko Polhukam itu menjawab, “Kalau soal jadi cawapres atau tidak, itu kan bukan (urusan) saya. Katanya itu (usulan) Nasdem, ya silahkan saja itu internal NasDem,” kata Mahfud.
Seperti yang kita ketahui, bahwa NasDem telah mendeklrasikan Anies Baswedan sebagai Capres untuk Pemilu 2024 pada Senin (3/10/2022). Sejauh ini sudah 3 partai yang tergabung dalam koalisinya, yakni NasDem, Demokrat dan Partai Keadailan Sejahtera (PKS).
Mahfud menganggap itu merupakan bagian dari aspirasi dan tidak bisa dihalangi. Menurutnya yang terpenting adalah mereka (partai koalisi) tetap kompak dan jangan sampai ada salah satu partai yang merasa dirugikan lalu koalisi menjadi pecah.
“Sayang sekali kalau orang yang sudah punya tiket seperti Anies ini kemudian pecah gara-gara menginginkan calon pendampingnya dari luar lalu merusak kekompakan koalisi,” tambahnya.
Bagi Mahfud MD sosok Anies Baswedan sudah seperti adik. Bukan hanya karena ikatan ‘Dinda-Kanda’di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), tapi lebih dari itu punya hubungan historis yang panjang. (*)
Baca Juga: Apakah Amil dan Ustadz Berhak Menerima Zakat Fitrah? Ini Penjelasan Buya Yahya
Sumber: YouTube R66 Newslitics