Ganjar Pranowo Ditunjuk sebagai Capres 2024, Pengamat: Ingat, Siapa Bosnya!

Suara Bandung | Suara.com

Minggu, 23 April 2023 | 14:55 WIB
Ganjar Pranowo Ditunjuk sebagai Capres 2024, Pengamat: Ingat, Siapa Bosnya!
Ariel Heryanto komentari pemilihan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari PDIP. ((monash.edu))

SUARA BANDUNG – Dua hari yang lalu, Jum’at (21/4/2023), Megawati resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Keputusan PDIP memilih Ganjar Pranowo tentu bukan hal yang tiba-tiba dan tanpa alasan. Padahal, sebelumnya sempat muncul nama Puan Maharani (putri kandung ketua umum PDIP, Megawati) yang digadang-gadang akan diusung sebagai capres dari PDIP,

Rekam jejak politik sebagai Kepala Daerah Jawa Tengah dan selalu menduduki posisi 3 besar dalam setiap survey sangat mempengaruhi popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo serta menjadi alasan paling realistis ketimbang mencalonkan Puan Maharani.

Namun, yang menarik untuk kita lihat adalah sosok dan aktor politik di balik Ganjar Pranowo. Sama halnya saat Jokowi dicalonkan sebagai presiden oleh PDIP, Megawati dengan terangan-terangan menyebut Jokowi sebagai petugas partai.

Begitu juga dengan Ganjar Pranowo, dalam sambutannya Megawati menyampaikan bahwa Gubernur Jawa  Tengah itu adalah kader dan petugas partai yang ditingkatkan penugasannya sebagai sebagai capres dari PDIP.

Menanggapi hal itu, pengamat sekaligus akademisi Ariel Heryanto turut mengomentari pencalonan Ganjar Pranowo dan pernyataan Ketua Umum PDIP itu melalui akun twitter @ariel_heryanto.

Remember, who is the boss (Ingat, siapa bosnya),” tulis Ariel.

Guru Besar di Monash University itu menambahkan, “apa yang dapat diharapkan dari calon presiden yang populer di ruang publik, tapi tidak paling berkuasa di lingkungan elit negara?

Ia akan kikuk di istana yang terkepung aneka kekuatan. Jika tak ingin digulingkan seperti Gus Dur, ia harus melayani kepentingan berbagai pihak itu,” katanya.

Sosok Megawati dinilai masih memiliki pengaruh dan ‘power’ dalam percaturan politik dan arah kebijakan Indonesia. Sehingga siapa pun yang diusung PDIP dan Megawati, tentu tidak akan bisa lepas dari kepentingan dan kendalinya.

Dalam pandangan Ariel Heryanto, Indonesia mempunyai banyak orang hebat. Namun masalahnya, kehebatan mereka tidak didukung sistem politik yang ada. Itu sebabnya, menurut Ariel debat tentang individu calon jadi mubazir.

“Lebih mendesak perbaikan sistem, sehingga mereka yang hebat, baik dan jujur bisa bekerja lancar dan maksimal,” pungkasnya. (*)

Sumber: Twitter @ariel_heryanto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganjar Pranowo Merosot Jauh, Elektabilitas Anies Baswedan Semakin Melejit

Ganjar Pranowo Merosot Jauh, Elektabilitas Anies Baswedan Semakin Melejit

Kotak Suara | Minggu, 23 April 2023 | 14:21 WIB

Terkini

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Motor Listrik Apa yang Paling Murah dan Awet? Cek 5 Pilihan Terbaiknya

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 07:45 WIB

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Pelatih Portugal David Nascimento Ditunjuk Jadi Head of PSSI Academy

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Minyakita Dijamin Tetap Ada, Distribusi Bisa 100% Lewat BUMN

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:42 WIB

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

7 Moisturizer Terbaik di Indomaret untuk Atasi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Jatim | Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Wall Street Pecah Rekor di Tengah Harapan Damainya Perang, Berimbas ke IHSG?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB