Kompak! Ayah Langgar Kode Etik dan Anak Jadi Tersangka, Berikut Kronologi Penganiayaan Aditya kepada Ken Admiral, AKBP Achiruddin: Ambil Senjata!

Suara Bandung

Kamis, 27 April 2023 | 06:00 WIB
Kompak! Ayah Langgar Kode Etik dan Anak Jadi Tersangka, Berikut Kronologi Penganiayaan Aditya kepada Ken Admiral, AKBP Achiruddin: Ambil Senjata!
Ken Admiral menjalani pemeriksaan medis usai dianiaya Aditya Hasibuan (anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan). (Twitter/@missdidi_00)

SUARA BANDUNGKen Admiral dianiaya oleh Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan (Kabag Bin Ops Ditnarkoba Polda Sumatera Utara). Maksud kedatangan Ken Admiral adalah untuk meminta ganti rugi atas kerusakan spion mobilnya yang ditendang oleh Aditya Hasibuan.

Namun, Ken Admiral justru malah dianiaya oleh tuan rumah. Bahkan teman-teman Ken Admiral sempat diancam dengan senajata laras panjang milik ayah Aditya Hasibuan karena berniat untuk melerai Ken dan Aditya. 

Mengutip informasi dari akun twitter @mazzini_gsp (25/4/2023), kejadian berawal dari isi pesan di instagram yang menanyakan sesuatu tentang pacar Ken Admiral dan ajakan untuk bertemu. Namun pada saat itu (11/12/2022), Ken Admiral tidak bisa bertemu karena sedang berada di luar negeri (Manchester, United Kingdom).

Ketika Ken sudah ada di Medan, tepatnya pada Rabu (21/12/2022) pukul 22.00 WIB, Ken mengaku diikuti oleh Adiyta dak kawan-kawan, saat dirinya (Ken) sedang berada dalam mobil bersama keponakan (Mifa) dan pacarnya (Syafira). Lalu, Ken dipukul sebanyak 3 kali (2 kali di pelipis kanan, 1 kali di bibir) dan kaca spion mobilnya ditendang hingga patah kemudian Aditya pergi meninggalkan Ken.

Selanjutnya, Ken mengantar pulang pacarnya dan setelah itu dia pulang bersama keponakannya. Ken merasa takut (dimarahi) karena ada kerusakan pada mobil yang dipakainya. Lalu Ken berdiskusi bersama temannya (Rio, Fajar, Rizki, Yazid, Tesar) dan sepakat untuk mendatangi rumah Aditya dengan maksud minta ganti rugi akbiat spoin mobil Ken yang rusak. 

Kamis (22/12/2022), Ken dkk, mendatangi kediaman Aditya di Jl. Karya Dalam Medan Helvetia, pada pukul 02.00 WIB. Setibanya di lokasi, Ken memanggil Aditya namun yang keluar abang kandungnya (Arya Hasibuan) dan disusul oleh ayahnya, AKBP Achiruddin Hasibuan. 

"mau ngapain kalian disini ramai-ramai?," tanya AKBP Achiruddin Hasibuan.

"kami kesini hanya untuk baik-baik saja om, untuk membicarakan pertanggungjawaban yang dibuat oleh Aditya yang sudah merusak kaca sepion mobil milik Ken," jawab Rio.

"jadi, ngapain kalian kesini malam-malam?," tanya AKBP Achiruddin Hasibuan lagi.

baca juga

"lebih cepat kan lebih baik om, dari pada nanti jadi panjang masalahnya," timpal Rio. 

Tidak terima dengan kedatangan Ken dkk, AKBP Achiruddin Hasibuan memerintahkan seseorang untuk mengambil senjata laras panjang.

"ambil dulu senjata laras panjang itu!," ucap AKBP Achiruddin Hasibuan. Bahkan menurut Ken, ayah dari Aditya itu memerintahkannya lebih dari dua kali.

Seorang lelaki yang diperintah mengambil senjata laras panjang itu kemudian masuk ke rumah lalu keluar lagi bersama Aditya. Ken langsung diserang (dipukul dan ditendang) oleh Aditya. 

Melihat kejadian itu, AKBP Achiruddin Hasibuan bukan melerai. Justru berkata "udah biarkan saja, jangan ada yang melerai, biar sama-sama puas," ucapnya. Kemudian, seorang laki-laki mengarahakan senjatanya ke arah teman-teman Ken supaya tidak melerai penganiyaan itu. 

Lebih parahnya lagi, AKBP Achiruddin Hasibuan justru menyuruh Aditya untuk semakin menyerang Ken.  "sikutnya dek, judonya dek, kakinya dek, pukul sampai puas dia dek," perintah AKBP Achiruddin Hasibuan kepada Aditya untuk menyerang Ken.

Akibat kejadian itu, di tanggal yang sama sekitar pukul 05.00 WIB, Ken pergi ke RS Bunda Thamrin untuk mengobati pelipis mata kiri yang robek mendapatkan 6 jahitan dan bagian wajah serta tubuh korban lainnya yang mengalami memar. Kejadian tersebut sudah dilaporkan oleh Ken ke Polrestabes Medan pada Kamis (22/12/2023) pukul 21.00 WIB.

Keesokan harinya, Jum'at (23/12/2023) pukul 05.00 WIB, atas perintah Polrestabes Medan, Ken melakukan visum di RS Bhayangkara Medan untuk bukti sebagai korban penganiyaan, dilanjutkan pengobatan trauma, scan serta MRI pada bagian kepala dan mata di RS. Siloam Medan pada 23-24 Desember 2022.

Kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani langsung oleh Polda Sumatera Utara. Hasil gelar perkara kasus pada Selasa (25/4/2023), saudara AH (Aditya Hasibuan) sudah ditetapkan sebagai tersangka dan AKBP Achiruddin Hasibuan sudah dinyatakan telah melanggar kode etik kepolisian. (*)

Sumber: Twitter @mazzini_gsp

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajak Ken Admiral Damai, AKBP Achirrudin Hasibuan Sempat Beri Adik Dinda Safay Uang Rp1 Juta

Ajak Ken Admiral Damai, AKBP Achirrudin Hasibuan Sempat Beri Adik Dinda Safay Uang Rp1 Juta

Entertainment | Rabu, 26 April 2023 | 20:19 WIB

Terkini

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 23:58 WIB

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:29 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:15 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB