CEK FAKTA: Jokowi akan Dipenjara jika Anies Baswedan Kalahkan Ganjar di Pilpres 2024

Suara Bandung

Minggu, 07 Mei 2023 | 14:45 WIB
CEK FAKTA: Jokowi akan Dipenjara jika Anies Baswedan Kalahkan Ganjar di Pilpres 2024
Ilustrasi, Jokowi ketaktan terhadap Anies Baswedan ketika menang dari Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang. ((Youtube/Gajah Mada TV))

SUARA BANDUNG - Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta, yang baru-baru ini diisukan akan menjadi lawan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.

Baru-baru ini beredar informasi Jokowi terlihat ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres mendatag.

Tidak hanya itu, di thumbnail Jokowi akan dipenjarakan ketika Ganjar Pranowo kalah oleh Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.

Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Gajah Mada TV yang mengunggah video berjudul "JOKOWI KETAKUTAN JIKA GANJAR KALAH & ANIES JD PRESIDEN," dikutip, (7/5/2023).

Thumbnail dalam video tersebut memiliki keterangan, "Jokowi ketakutan jika Ganjar kalah & Anies jd Presiden maka Jokowi akan di proses hukum & dipenjara,".

Video itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 248 penayangan. Tetapi, benarkah Jokowi ketkutan dan akan dipenjarakan ketika Ganjar Pranowo kalah dari Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang?

Cek Fakta: 

Setelah menonton video berdurasi 8 menit 18 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara resmi yang menyatakan bahwa Jokowi ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 mendatang.

Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait ucapan Jusuf Kalla kepada Jokowi untuk tidak ikut campur lebih dalam Pilpres 2024 mendatang.

baca juga

Selain itu, foto yang digunakan pada thumbnail adalah hasil editan, foto tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan takutnya Jokowi terhdap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 mendatang.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Jokowi ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres mendatang itu merupakan berita palsu atau hoaks.

Unggahan tersebut tidak memiliki keselarasan antara isi video dengan judul, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.

Publik dipersilakan memberikan kritik melalui kolom komentar atau menghubungi Redaksi Suara.com melalui email [email protected]. (*)

Sumber: Youtube Gajah Mada TV

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Poin-poin Pertemuan Cak Imin dan Jusuf Kalla: Bahas Pilpres, Beri Pesan untuk PKB

Poin-poin Pertemuan Cak Imin dan Jusuf Kalla: Bahas Pilpres, Beri Pesan untuk PKB

Kotak Suara | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:23 WIB

Ganjar Kena Sindir Warganet: Tolong Lari Pagi di Wilayah Jateng yang Jalannya Rusak

Ganjar Kena Sindir Warganet: Tolong Lari Pagi di Wilayah Jateng yang Jalannya Rusak

Kotak Suara | Minggu, 07 Mei 2023 | 13:56 WIB

Presiden Jokowi ke Lampung, TikToker Bima Yudho Saputro Malah Suruh Pemimpin RI Buat Grup WhatsApp

Presiden Jokowi ke Lampung, TikToker Bima Yudho Saputro Malah Suruh Pemimpin RI Buat Grup WhatsApp

Bandung | Minggu, 07 Mei 2023 | 13:01 WIB

Terkini

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:54 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama

Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:50 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal

Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB