SUARA BANDUNG - Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta, yang baru-baru ini diisukan akan menjadi lawan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.
Baru-baru ini beredar informasi Jokowi terlihat ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres mendatag.
Tidak hanya itu, di thumbnail Jokowi akan dipenjarakan ketika Ganjar Pranowo kalah oleh Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Informasi tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Gajah Mada TV yang mengunggah video berjudul "JOKOWI KETAKUTAN JIKA GANJAR KALAH & ANIES JD PRESIDEN," dikutip, (7/5/2023).
Thumbnail dalam video tersebut memiliki keterangan, "Jokowi ketakutan jika Ganjar kalah & Anies jd Presiden maka Jokowi akan di proses hukum & dipenjara,".
Video itu hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 248 penayangan. Tetapi, benarkah Jokowi ketkutan dan akan dipenjarakan ketika Ganjar Pranowo kalah dari Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang?
Cek Fakta:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 18 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun penjelasan secara resmi yang menyatakan bahwa Jokowi ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 mendatang.
Narator dalam video hanya memberikan informasi terkait ucapan Jusuf Kalla kepada Jokowi untuk tidak ikut campur lebih dalam Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Oknum Polhut Dinas Kehutanan Lampung Pemasok Airgun ke Pelaku Penembakan Kantor MUI
Selain itu, foto yang digunakan pada thumbnail adalah hasil editan, foto tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan takutnya Jokowi terhdap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 mendatang.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Jokowi ketakutan terhadap Anies Baswedan ketika Ganjar Pranowo kalah di Pilpres mendatang itu merupakan berita palsu atau hoaks.
Unggahan tersebut tidak memiliki keselarasan antara isi video dengan judul, sehingga dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Ini adalah salah satu artikel yang masuk dalam konten cek fakta suarabandung.com, dibuat dengan sumber yang jelas namun tidak bisa dijadikan rujukan karena masih berpotensi salah informasi.