SUARA BANDUNG - Chris Martin merupakan personil Coldplay yang sering kali mengenakan simbol-simbol dukungannya kepada kaum LGBT, sehingga hal tersebut dikomentari oleh Buya Yahya.
Buya Yahya mengomentari Chris Martin terkait dukungannya kepada kaum LGBT, tetapi bukan dengan menjelekan perilakunya, melainkan mendoakannya.
Chris Martin sebagai personil Coldplay tentunya ia menjadi sorotan saat Konser yang akan digelar, dan hal tersebut menjadi himbauan Buya Yahya.
Lantas seperti apa komentar Buya Yahya, terhadap personil Coldplay yang sering mengenakan simbol identik dengan kaum LGBT, disetiap acara yang ia gelar?
Menurut Buya Yahya, masalah LGBT yang ada di personil Coldplay ini perlu kita doakan.
Karena menurut Buya Yahya, perilaku LBGT itu merupakan tindakan yang dilakukan oleh orang yang sakit secara mental.
Bahkan Buya Yahya menegaskan untuk orang yang berperilaku LGBT ini perlu kita tolong, dengan alasan untuk kembali sebagaimana mestinya.
Tidak hanya itu, menurut Buya Yahya tindakan LGBT itu tidak boleh dicaci, karena hal tesebut merupakan penyakit mental.
"Kita doakan orang yang kena LGBT itu adalah hamba yang sakit secara mental, dia harus kita doakan, kita tolong menjadi baik, bukan untuk dicaci, kalau bisa menolong kita tolong," jelasnya Buya Yahya dikutip, Rabu (31/5/2023).
Dari kejadian tersebut, Buya Yahya berpesan untuk menolong mereka, dengan alasan LGBT itu merupakan penyakit mental. menurutnya hal tersebut bukan bentuk kita mendukung, tetapi untuk menjadikan mereka lebih baik kedepannya.
Karena menurut Buya Yahya, jikalau kita mendukung tindakan LGBT, maka kita termasuk orang yang zalim kepada mereka.
"Termasuk zalim kepada mereka adalah mendukung mereka untuk bisa besar itu adalah zalim," teganya Buya Yahya. (*)
Sumber: Youtube Al Bahjah TV