SUARA BANDUNG – Buya Yahya dalam kajiannya mengungkapkan bahwa jika berandai-andai ternyata bisa mendapatkan pahala.
Lantas, mengapa berandai-andai bisa mendapatkan pahala? Begini penjelasan Buya Yahya.
Buya Yahya mengungkapkan bahwa ada seseorang yang berandai-andai ingin memberikan hartanya untuk kebaikan, meski pada kenyataannya seseorang tersebut tidak memiliki harta yang lebih.
“Dia belum sempat kaya dan belum sempat berderma, tapi dia rindu untuk kaya dan berderma, dia ngerti ilmu halal dan haram, cuman dia tidak ditakdirkan kaya di dunia,” ungkap Buya Yahya, dikutip dari Short YouTube @buyayahyaofficial, Sabtu (24/6/2023).
Meski tidak memiliki harta yang lebih, tetapi seseorang itu mempunyai keinginan atau berandai-andai ingin berbuat baik dengan hartanya.
“Cuman dia berangan-angan banyak ingin berbuat baik dengan hartanya, kalau seandainya dia diberiri harta,” lanjutnya.
Meski hanya berandai-andai, dikatakan Nabi Muhammad SAW bahwa orang seperti itu sudah mendapatkan pahala.
“Maka kata baginda Nabi orang yang punya niat seperti itu ternyata sudah mendapatkan pahala, seperti orang yang alim kemudian dia menggunakan hartanya sesuai dengan petunjuk ilmunya untuk kebaikan, maka orang itu pun selamat,” jelasnya.
Baca Juga: Kader PDIP Sumsel Ikut Ramaikan Puncak Bulan Bung Karno di GBK