SUARA BANDUNG - Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini cuaca di Indonesia sedang memasuki musim hujan. Dan sebagian masyarakat mengklaim hujan menyebabkan demam, namun dr. Tirta berkata lain.
Benar sekali, dr. Tirta atau Pria dengan nama lengkap Tirta Mandhira Hudhi menjelaskan mengenai keterkaitan antara hujan dan demam.
Memang musim hujan membuat sebagian masyarakat mengalami sakit, seperti demam, flu hingga diare.
Namun, dr. Tirta memastikan, penyakit yang diderita seseorang tersebut bukan karena faktor hujan.
Dikutip dari Twitter @tirta_cipeng, (7/7/2023), dalam penelitian sang Dokter, hujan bukan penyebab utama demam.
Namun, musim hujan bisa menyebabkan reaksi tubuh seseorang menjadi menggigil karena perubahan suhu yang turun.
Dan dr. Tirta mengatakan hujan menjadikan seseorang demam hanyalah mitos.
"Hujan menyebabkan demam itu mitos ya. Sejauh ini di beberapa penelitian, menyatakan tidak ada keterkaitan hujan dengan demam akibat kehujanan," jelas Tirta.
Demam atau penyakit influenza menyebar begitu cepat saat hujan karena beberapa faktor, seperti ventilasi buruk dan daya tahan tubuh lemah.
"Akan tetapi selama musim hujan, virus influenza lebih cepat berkembang, apalagi kalau rumah dan gedung kantor ventilasi buruk, ditambah daya tahan tubuh manusia yg ga bagus, maka dia rentan bisa terkena demam. Begitu," tulisnya.(*)