- PSIM Yogyakarta menargetkan perolehan lisensi AFC Champions League Two musim depan demi peluang tampil di kompetisi Asia 2027/2028.
- Manajemen fokus memenuhi standar lisensi Super League 2025/2026 sebagai langkah awal adaptasi klub di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
- Laskar Mataram berhasil mengamankan lisensi Super League musim ini sehingga terhindar dari sanksi pengurangan poin dalam kompetisi domestik.
Suara.com - PSIM Yogyakarta mulai membidik standar kompetisi Asia setelah menargetkan meraih lisensi AFC Champions League Two (ACL 2) pada musim depan demi membuka peluang tampil di kompetisi antarklub Asia musim 2027/2028.
General Manager PSIM Yogyakarta Steven Sunny mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen klub untuk terus berkembang setelah promosi ke Super League 2025/2026.
“Untuk siklus pengajuan lisensi musim depan (2026/27), PSIM berkomitmen untuk tampil lebih siap dan mulai mengikuti tahapan asesmen lisensi ACL 2, guna membuka kelayakan partisipasi kompetisi Asia untuk musim 2027/28,” kata Steven, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
Pada proses lisensi klub musim ini, PSIM Yogyakarta hanya mendapatkan status “granted” untuk tampil di Super League. Laskar Mataram menjadi satu dari dua klub Super League yang belum mengantongi lisensi ACL 2 bersama PSBS Biak.
Sementara itu, 16 klub Super League lainnya, termasuk Semen Padang yang sudah terdegradasi, berhasil memperoleh lisensi ACL 2.
Steven menjelaskan fokus utama manajemen musim ini adalah membenahi kebutuhan jangka pendek klub setelah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia untuk pertama kalinya dalam 18 tahun terakhir.
“Sebagai tim yang baru kembali menginjakkan kaki di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia setelah sekian lama, fokus utama manajemen PSIM di tahun pertama ini adalah menata berbagai kebutuhan jangka pendek klub, termasuk memastikan kelayakan Club Licensing untuk Super League 2025/26,” ujarnya.
Selain itu, kuota klub Indonesia di kompetisi Asia yang masih terbatas juga menjadi pertimbangan manajemen belum mengajukan lisensi ACL 2 pada musim ini.
Meski begitu, Steven bersyukur PSIM Yogyakarta tetap berhasil memenuhi syarat lisensi Super League dan memastikan klub aman dari sanksi pengurangan poin akibat kegagalan memenuhi regulasi lisensi klub.
Saat ini, PSIM berada di posisi ke-11 klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 42 poin dari 32 pertandingan. Laskar Mataram masih menyisakan dua pertandingan terakhir musim ini melawan Madura United pada Minggu (17/5/2026) dan menghadapi Arema FC pada Jumat (22/5/2026).
(Antara)