Bukan dari Penjualan Tiket Pertandingan, Inilah Sumber Pendapatan Terbesar Persib Bandung menurut Teddy Tjahyono

Suara Bandung

Senin, 17 Juli 2023 | 17:00 WIB
Bukan dari Penjualan Tiket Pertandingan, Inilah Sumber Pendapatan Terbesar Persib Bandung menurut Teddy Tjahyono
Teddy Tjahjono sebut pendapatan terbesar klub bukan dari hasil penjualan tiket pertandingan. (YouTube/Sports77 Official)

SUARA BANDUNG - Untuk mengarungi liga, setiap klub sepakbola di Indonesia bisa menghabiskan puluhan miliyar rupiah dalam setiap musimnya.

Hal itu untuk keperluan belanja pemain, gaji pegawai, akomodasi dan kebutuhan operasional lainnya. Lalu dari mana setiap klub dapat mendapatkan uang sebesar itu?

Dalam podcast YouTube Sport77 Official (29/7), petinggi Persib Bandung, Teddy Tjahyono, membeberkan dari mana saja sumber pendapatan klub-klub liga Indonesia khususnya Persib Bandung. 

Umumnya, orang mengira bahwa pendapatan tersbesar klub adalah dari supporter. Pandangan tersebut tidak juga bisa disalahkan, karena memang peran supporter dalam sepakbola sangatlah penting.

Belum lagi dalam konteks sepakbola modern, sepakbola tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga semata melainkan sudah menjadi sebuah industri. 

Artinya, sepakbola dapat menjadi sebuah ajang yang berorietasi pada profit atau menguntungkan berbagai kalangan (pemain, official, para pelaku usaha, atau sebatas hiburan untuk para penonton), dengan kata lain ada rupiah dengan nominal tertentu yang berputar di dalamnya.

Namun, menurut Teddy Tjahyono, sumber pendapatkan terbesar Persib Bandung bukan dari penjualan tiket pertandingan melainkan dari sponsorship.

Teddy menyebutkan, ada sponsor yang sudah 10 tahun masih menjalin kerjasama dengan Persib Bandung. 

Kemudian pendapatan klub berikutnya yaitu dari merchandise (penjualan jersey dan atribut Persib), kontribusi dari operator atau bagi hasil dari broadcasting (hak siar pertandingan), terakhir hasil penjualan tiket pertandingan.

Teddy juga menjelaskan, kondisi keuangan di setiap klub hampir seluruhnya tidak ada yang bersifat profitable (menguntungkan). Tata kelola keuangan setiap klub di Indonesia cenderung bersifat sustanaible (berkelanjutan)

Untuk menghidupi tim dalam mengarungi liga dari musim ke musim tentu pihak manajemen lah yang paling bertanggungjawab untuk mencarikan sumber anggaran dan solusinya. (*)

Sumber: YouTube Sport77 Official 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seberapa Besar Peluang Mario Gomez Kembali ke Persib Bandung? Simak Ulasan Berikut Ini...

Seberapa Besar Peluang Mario Gomez Kembali ke Persib Bandung? Simak Ulasan Berikut Ini...

| Senin, 17 Juli 2023 | 16:15 WIB

Terkini

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:41 WIB

5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi

5 Zodiak Paling Keras Kepala yang Sulit Diajak Berkompromi Menurut Astrologi

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Tidak Layak? Warga Malang Kini Punya Jalur Khusus Lapor Jaksa

Makan Bergizi Gratis Tidak Layak? Warga Malang Kini Punya Jalur Khusus Lapor Jaksa

Malang | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:35 WIB

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:35 WIB

751 Ribu Kendaraan di Lampung Menunggak Pajak, Jihan Imbau Manfaatkan Program Diskon PKB

751 Ribu Kendaraan di Lampung Menunggak Pajak, Jihan Imbau Manfaatkan Program Diskon PKB

Lampung | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:28 WIB

41 Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni 2026: Borong Item Langka Universal Token

41 Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni 2026: Borong Item Langka Universal Token

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:28 WIB

Drama Excitatio Tayang 2027, Lee Jun Hyuk Jadi Pendeta Pengusir Setan

Drama Excitatio Tayang 2027, Lee Jun Hyuk Jadi Pendeta Pengusir Setan

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:25 WIB

Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG

Dadan Hindayana Dulu Kerja Apa Sebelum Jadi Kepala BGN? Kini Tersangka Korupsi MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:17 WIB

Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

Dadan Hindayana Dulu Dilantik Siapa? Eks Kepala BGN yang Kini Jadi Tersangka Korupsi Program MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:12 WIB

Ulasan Film Colony: Sajikan Konsep Zombie Kolektif yang Segar dan Baru!

Ulasan Film Colony: Sajikan Konsep Zombie Kolektif yang Segar dan Baru!

Your Say | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:00 WIB