SUARA BANDUNG - Pemain Uruguay yang berposisi sebagai penyerang menyeritakan perjuangannya untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Banyak lika-liku jalan yang pemain Uruguay hadapi saat ingin membela Timnas Indonesia.
Hanya demi ingin bermain untuk skuad Timnas Indonesia, pemain ini rela tak pulang ke Uruguay.
Hingga pada saat Adik dan Kakaknya meninggalkan dunia, ia tetap menetap di Indonesia, karena adanya aturan tidak boleh pulang jika ingin mendapatkan Kewarganegaraan Bangsa Indonesia.
Pemain Uruguay yang dimaksud adalah Cristian Gonzales, pemain Timnas Indonesia era 2010-an. Selain itu ia pernah juga membela Persik Kediri, Persib Bandung, Arema FC, PSS Sleman hingga Rans Nusantara FC.
Cristian Gonzales dalam memperjuangkan paspor Indonesia sungguh tak mudah. Aturan kala itu tidak mengizinkan dirinya pergi ke negara lain selain Indonesia.
Pemain yang saat itu bermain untuk Persib Bandung, harus menetap di Indonesia 5 tahun berturut-turut. Hal tersebut membuat sang pemain tidak bisa pulang kampung, meskipun ada keadaan mendesak.
Ia menceritakan juga, rela tak menengok keluarganya yang sedang terkena musibah.
"Waktu itu ada aturan 5 tahun, di situ banyak musibah saya. Saya kehilangan Adek dan Kakak, tapi saya harus tetap di Indonesia engga bisa pulang," jelas Gonzales, dikutip dari kanal YouTube Sports77 Official, (5/8/2023).
Baca Juga: Profil Kashima Antlers, Calon Lawan Timnas U-17 di Laga Uji Coba 5 Agustus
Sampai Ibunda Gonzales menelepon sang pemain yang tengah berjuang mendapatkan paspor Indonesia.
"Sampai Mamah saya telepon, 'Ini kakak dan adik dibunuh', tapi saya minta maaf engga bisa pulang," ucap Gonzales.(*)