SUARA BANDUNG - Eks Kiper Timnas Indonesia, Markus Horison yang sempat bermasalah karena ucapkan 'local pride,' kini berikan pendapat terkait pemain naturalisasi.
Usai ucapan 'local pride' yang kontroversial, Markus Horison alias pelatih kiper Timnas Indonesia U-16 ini mengatakan bahwa tak masalah jika PSSI mendatangkan pemain naturalisasi.
Akan tetapi mantan eks Timnas Indonesia ini mengatakan bahwa usaha mendatangkan para pemain naturalisasi justru akan hanya buang-buang waktu, jika levelnya masih sama dengan pemain lokal.
"Jadi siapapun yang mau masuk naturalisasi, kalau levelnya sama kayak kita, buang-buang tenaga," kata Markus Horison, dikutip dari kanal YouTube vivagoal Indonesia, Kamis (24/8/2023).
Namun, ia menegaskan apabila teknis pemain keturunan bisa beberapa kali lipat dari kemampuan pemain lokal, maka akan bagus untuk dinaturalisasi.
"Tapi kalau tekniknya bisa dua kali lipat, tiga kali lipat dari orang Indonesia, a itu bagus. Lebih bagus, karena bisa membantu timnas," kata dia.
Sebelumnya, teriakan 'local pride' Markus Horison saat Timnas U-16 menjuarai Piala AFF U-16 pada tahun 2022 lalu.
Saat itu, banyak intepretasi liar yang menyebut bahwa ungkapan tersebut menyindir Coach Shin Tae Yong yang sedang gencar mencari pemain keturunan untuk dinaturalisasi.
Namun sejak kabar itu meledak, Markus sudah pernah mengklarifikasinya bahwa ungkapan tersebut justru untuk timnya sendiri yang diisi oleh pemain dan staff hingga pelatih lokal, tidak untuk orang lain.(*)
Baca Juga: Jamu RANS Nusantara, Persib Bandung Dapat Kabar Bahagia