SUARA BANDUNG – Persib Bandung menggelar kegiatan diskusi yang bertajuk Ngawangkong Bersama PERSIB di Saung Sobat, Sukabumi, Minggu, 22 Oktober 2023. Kegiatan ini berisi tentang jejak pendapat dari para Bobotoh perihal perkembangan Persib Bandung.
Salah satu perwakilan Bobotoh, Andri Stun meminta agar adanya pemisahan tribun antara suporter dan penonton.
‘’Penonton ya menonton, tapi suporter akan bersorak, memuji dan moyokan (mencela), ini ranah suporter. Butuh dibedakan (tribunnya) karena kalau saya melihat orang yang hanya menonton pun akan terganggu,’’ ujar Andri Stun, dikutip dari web resmi Persib Bandung, Senin (23/10/2023).
Dirinya melanjutkan bahwa upaya ini dilakukan agar tidak ada gesekan sehingga penonton bisa datang dengan nyaman dan aman.
‘’Agar tidak ada gesekan, perlu diarahkan. Meski begitu, yang terpenting tetap aman dan nyaman," sambung Andri Stun.
Sementara itu, dalam kesempatan ini, CEO Deputy Persib Bandung, Teddy Tjahjono angkat bicara soal mekanisme pembelian tiket yang sempat menjadi polemik. Menurutnya, mekanisme baru ini masih butuh penyesuaian.
"Ini (penjualan tiket online) adalah proses yang membutuhkan waktu dan adaptasi untuk teman-teman semua. Karena bagaimanapun setelah berbagai kejadian, faktor keamanan menjadi hal yang paling penting. Pada saat aman, tentu selanjutnya akan nyaman di stadion," jelas Teddy Tjahjono.
Saat ini Persib Bandung tengah berbenah, bukan hanya aspek tim dan permainan, tapi juga perihal fasilitas sarana dan prasana. Hal ini dilakukan untuk semakin memastikan para Bobotoh datang ke stadion dengan nyaman. (*)
Baca Juga: Shayne Pattynama Dapat Rating Merah usai Viking FK Kalah Dramatis dari Tromso 3-4