Polisi 'Songong' Suruh Wartawan Bicara Sama Pohon, Kini Ditangani Propam Polda Metro Jaya

bandungbarat | Suara.com

Jum'at, 02 September 2022 | 15:24 WIB
Polisi 'Songong' Suruh Wartawan Bicara Sama Pohon, Kini Ditangani Propam Polda Metro Jaya
Penyidik Polsek Kembangan Suruh Jurnalis Ngomong Sama Pohon (Instagram @sunankalijaga_sh)

SuaraBandungBarat.com - Kasus Polisi "Songong" terhadap wartawan kini tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus oknum polisi yang meminta seorang wartawan berbicara dengan pohon telah menjadi viral dan menuai sorotan tajam publik. 

Kabar terbaru, oknum polisi yang disebut "songong" oleh warganet itu telah diperiksa atas aksinya tersebut.

Diketahui, oknum polisi yang merupakan personel Polsek Metro Kembangan, Jakarta Barat tersebut diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

 "Jadi yang bersangkutan dari kemarin sudah diperiksa sama Propam Polda (Metro Jaya), Propam Polres juga," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muhammad Taufik saat dihubungi di Jakarta, Kamis (2/9/2022).

Kendati demikian, Taufik tidak mengungkap dengan tegas apakah oknum itu akan dihukum atau tidak. Ia hanya menyebut jika ada pelanggaran, maka oknum tersebut baru akan ditindak tegas.

Namun sejauh ini, Taufik masih tidak bisa memastikan kapan pemeriksaan oknum yang merupakan anggota berpangkat Perwira Unit Reserse Kriminal itu akan selesai.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Pasma Royce telah melakukan kunjungan ke pihak media yang wartawannya terlibat pertikaian tersebut, yaitu MNC Group.

Saat bertemu pihak MNC di Jakarta Pusat, Pasma mengatakan bahwa hubungan yang terjadi antara polisi dan media berjalan baik. Ia juga meminta kejadian di lapangan itu untuk tidak dibuat berlarut-larut.

"Selama ini Polres Metro Jakarta Barat telah membina hubungan baik terhadap para awak media. Apa yang terjadi di lapangan jangan sampai berlarut-larut dan segera untuk diluruskan," kata Pasma dalam keterangan persnya.

Tak sampai di situ, Kombes Pasma juga menilai jika peristiwa tersebut justru bisa menjadi pelajaran dan meningkatkan hubungan Polres Jakarta Barat dengan awak media.

"Apa yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga dan semakin meningkatkan hubungan sinergitas antara Polres Metro Jakarta Barat dengan media," lanjutnya.

Sebagai informasi, sebelumnya oknum polisi terekam kamera telah menyuruh seorang wartawati untuk berbicara dengan pohon. Hal itu terjadi saat wartawati itu berniat mendapatkan keterangan dari Polsek Metro Kembangan.

Kejadian yang terekam itu kemudian menjadi viral di media sosial setelah dibagikan sejumlah akun, termasuk salah satunya akun Instagram @sunankalijaga_sh pada Rabu (31/8/2022).

Warganet pun langsung berbondong-bondong meninggalkan kritikan tajam kepada sikap oknum polisi itu di kolom komentar. Bahkan ada yang menyebut sikap oknum tersebut "songong". 

"Polisi songong, jangan bikin nama baik Polri tercoreng," komentar warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Suruh Wartawan Ngobrol dengan Pohon Dihukum sesuai Petunjuk Propam

Polisi Suruh Wartawan Ngobrol dengan Pohon Dihukum sesuai Petunjuk Propam

Riau | Jum'at, 02 September 2022 | 15:00 WIB

Buntut Suruh Wartawati Bicara ke Pohon, Anggota Polsek Kembangan Dihukum Sesuai Perintah Propam

Buntut Suruh Wartawati Bicara ke Pohon, Anggota Polsek Kembangan Dihukum Sesuai Perintah Propam

News | Jum'at, 02 September 2022 | 14:35 WIB

Nasib Terkini Personel Polsek Kembangan yang Suruh Wartawan Bicara ke Pohon

Nasib Terkini Personel Polsek Kembangan yang Suruh Wartawan Bicara ke Pohon

Sumut | Jum'at, 02 September 2022 | 14:26 WIB

Polda Metro Jaya Tangkap 16 'Dokter' Penyuntik Gas Subsidi Jadi Nonsubsidi di Jakarta hingga Bekasi

Polda Metro Jaya Tangkap 16 'Dokter' Penyuntik Gas Subsidi Jadi Nonsubsidi di Jakarta hingga Bekasi

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kuansing Berangsur Surut

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kuansing Berangsur Surut

Riau | Senin, 18 Mei 2026 | 07:29 WIB

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

Kompak! Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah Rayakan Iduladha Serentak 27 Mei 2026

News | Senin, 18 Mei 2026 | 07:28 WIB

Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus

Live Action BLUE LOCK Rilis Visual 20 Karakter Utama Jelang Tayang Agustus

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 07:25 WIB

Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre

Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 07:20 WIB

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Provinsi Jawa Barat Diisukan Mau Ganti Nama, Apa Arti Tatar Sunda?

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 07:20 WIB

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

IHSG Bakal Tertekan Konflik Global, Simak Rekomendasi Saham yang Cocok Hari Ini

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 07:17 WIB

Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo

Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 07:05 WIB

Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"

Ketika Keresahan Masyarakat Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Nggak Pakai Dolar"

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 07:05 WIB

Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin

Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 06:55 WIB

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya

Sport | Senin, 18 Mei 2026 | 06:45 WIB