Kemudian rebusan disaring, lalu tambahkan daun pandan dan gula.
Campuran direbus lagi sampai mendidih.
Terakhir, disaring dan bir pletok pun siap diminum.
Lagi-lagi, ini semua amat bergantung pada selera, lalu kebutuhan, juga ketersediaan bahan.
Kadang, ada pula pengrajin atau produsen karena alasan tertentu menggunakan yang bukan bahan baku asli, salah satunya, seperti cabe arei atau cabe Jawa.
Lalu, soal pemanis, ini juga bisa dibilang fleksibel. Paling nggak ada beberapa jenis yang bisa digunakan.
Bisa gula pasir, buat bahan yang satu ini tujuannya biar harga jual bisa lebih hemat dan harapannya bisa terjangkau.
Kemudian, gula aren atau juga madu hutan. Bir pletok yang menggunakan pemanis jenis tersebut biasanya karena punya target demi mengejar khasiat semata.
Umumnya, kalau dari sisi harga jual pun bisa lebih mahal, karena bir dengan jenis pemanis ini punya khasiat mampu meredam penyakit.
Supaya tahu, ada sederet penyakit yang bisa sembuh lantaran bir macam ini. Bir pletok dengan pemanis gula aren contohnya, itu berkhasiat mengobati asma, diabetes, darah tinggi, asam urat, maag.
Selain itu, kolesterol, asam lambung, lemah syahwat, nyeri haid, menghambat pertumbuhan sel kanker, sampai kecanduan narkoba, juga bisa diatasi dengan bir pletok jenis ini.
Bagaimana, tertarik untuk mencoba membuat minuman berkhasiat bir pletok di rumah?
Selamat mencoba
Sumber: suara.com