Uang Australia Bakal Diganti Setelah Ratu Elizabeth II Tutup Usia?

bandungbarat

Sabtu, 10 September 2022 | 09:21 WIB
Uang Australia Bakal Diganti Setelah Ratu Elizabeth II Tutup Usia?
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles (Daniel Leal/AFP)

SuaraBandungBarat.Id - Ratu Elisabeth II meninggal dunia dalam usia 96 tahun. Hal ini tentu berimbas hingga ke mata uang negara-negara persemakmuran, satu di antaranya negara Australia.

Banyak warga Australia mungkin tak pernah melihat gambar lain di uang kertas atau koin, selain gambar wajah Ratu Elizabeth II.

Dalam kurun waktu puluhan tahun gambar Ratu Elisabeth II jadi pengingat kalau Australia adalah bagian dari Kerajaan Inggris dengan kepala negaranya adalah Ratu.

Kini dengan adanya raja baru Charles III menggantikan Ratu Elizabeth, apa yang akan terjadi dengan uang kertas dan koin?

Sudah jadi tradisi selama berabad-abad, gambar Ratu, Raja atau Kaisar ada di uang kertas atau koin.

Tapi gambar Ratu Elizabeth II jadi simbol di mata uang yang paling lama dibandingkan tokoh mana pun di dunia.

Gambar Ratu menghias koin di 35 negara termasuk di Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru dan negara-negara Persemakmuran lainnya.

Wajahnya juga muncul di uang kertas, termasuk uang kertas $5 Australia dan pernah juga di uang kertas $1 di Australia.

Ayah Ratu Elizabeth, Raja George VI muncul di semua uang kertas dan koin Australia yang di masanya disebut 'pound', 'shilling' dan 'pence'.

baca juga

Beberapa waktu pasca kematian Raja George di tahun 1952, Royal Mint, lembaga yang bertanggung jawab menerbitkan uang, melakukan kompetisi desain wajah Ratu Elizabeth untuk diabadikan di uang kertas atau koin yang akan dipakai di Inggris dan negara lainnya, termasuk Australia. 

17 orang artis terpilih untuk mengirimkan usulan mereka. Dua orang di antaranya diundang untuk bertemu Ratu untuk membuat desain.

Mereka adalah Mary Gillick yang saat itu berusia 71 tahun, serta Cecil Thomas berusia 67 tahun.

Pada akhirnya desain Mary yang terpilih dianggap lebih "menyegarkan" dengan gambar Ratu mengenakan karangan bunga, bukannya mahkota.

Koin tersebut kemudian digunakan di tahun berikutnya, sementara koin bergambar Raja George VI perlahan ditarik dari peredaran.

Wajah Ratu diperbaiki di tahun 1966 di uang Australia, ketika sistem berganti menjadi sistem desimal, tidak lagi menggunakan istilah 'shilling' dan 'pence'. Kemudian diperbaiki lagi di tahun 1985 dan 1998 sesuai dengan perkembangan usia Ratu.

Perubahan terakhir yang dilakukan adalah di tahun 2019. Setiap kali ada perubahan, masing-masing artis yang terlibat akan menambahkan gambar mahkota yang berbeda, perhiasan baru dan juga tambahan kerutan wajah Ratu karena pertambahan usia.

Koin baru sekarang harus dibuat dengan gambar Raja Charles III.

Namun akan ada sedikit perubahan di mana wajahnya akan menghadap ke kiri.

Ini sudah merupakan tradisi lama sejak berkuasanya Raja Charles II di tahun 1600-an, yang memerintahkan agar gambar raja baru atau ratu baru harus berubah bergantian dari arah yang berlainan.

Besar kemungkinan di Australia akan ada kompetisi lagi untuk menentukan siapa yang akan mendesain koin baru tersebut, namun Royal Australian Mint dan Perth Mint, yang bertanggung jawab untuk pembuatannya di Australia, akan menunggu pendapat dari Istana Buckingham.

Bank Sentral Australia (RBA) mengatakan sudah menjadi tradisi jika gambar raja atau ratu akan muncul di uang kertas dengan nilai paling rendah di Australia, yang saat ini adalah $5.

Namun sebenarnya tidaklah sepenuhnya benar, gambar Raja George VI muncul di semua uang kertas Australia di masa berkuasanya raja.

"Inilah yang kami perkirakan akan tetap berlanjut bila ada pergantian monarki," kata juru bicara RBA.

Jika pun nanti ada pergantian uang kertas yang bergambar Raja Charles III, ini tidak akan membuat uang kertas sebelumnya menjadi tidak bernilai.

"Semua uang kertas Australia yang diterbitkan sejak tahun 1913 tetap memiliki nilainya. Jadi uang kertas  $5 yang beredar sekarang tetapi bisa digunakan meski nanti ada uang kertas baru karena pergantian monarki," ucap juru bicara RBA tersebut.

Sumber: suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratu Elizabeth Disebut Enggan Serahkan Takhta Kepada Charles Karena Frustrasi

Ratu Elizabeth Disebut Enggan Serahkan Takhta Kepada Charles Karena Frustrasi

Bali | Sabtu, 10 September 2022 | 09:10 WIB

Daftar Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Pasca Wafatnya Ratu Elizabeth II, Siapa Pengganti Raja Charles III Nantinya?

Daftar Pewaris Takhta Kerajaan Inggris Pasca Wafatnya Ratu Elizabeth II, Siapa Pengganti Raja Charles III Nantinya?

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 21:16 WIB

Begini Persiapan Bek Kanan Persib Henhen Herdiana Jelang Lawan Arema FC

Begini Persiapan Bek Kanan Persib Henhen Herdiana Jelang Lawan Arema FC

Purwasuka | Jum'at, 09 September 2022 | 19:53 WIB

Apa Itu Queen Consort? Gelar Baru Camilla Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal

Apa Itu Queen Consort? Gelar Baru Camilla Setelah Ratu Elizabeth II Meninggal

News | Jum'at, 09 September 2022 | 19:47 WIB

Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Kate Middleton Bakal Warisi Gelar Putri Diana

Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Kate Middleton Bakal Warisi Gelar Putri Diana

Lifestyle | Jum'at, 09 September 2022 | 19:31 WIB

Terkini

Inggris 'Kiamat Kecil', 2.000 Penerbangan Mendadak Dibatalkan

Inggris 'Kiamat Kecil', 2.000 Penerbangan Mendadak Dibatalkan

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

6 Cara Mengatasi Smart TV Lemot dan Memori Penuh, Tak Perlu ke Tempat Servis

6 Cara Mengatasi Smart TV Lemot dan Memori Penuh, Tak Perlu ke Tempat Servis

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Dukung PMI Luar Negeri, BRI Taiwan Sabet Penghargaan di Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

Cara Memilih Setrika yang Bagus dan Awet, Jangan Hanya Lihat Harganya

Cara Memilih Setrika yang Bagus dan Awet, Jangan Hanya Lihat Harganya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

PBB Diminta Turun Tangan Soal Karhutla, Pemerintah Prabowo Didesak Tanggung Jawab

PBB Diminta Turun Tangan Soal Karhutla, Pemerintah Prabowo Didesak Tanggung Jawab

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:04 WIB

1 Kakak 7 Ponakan: Saat Menjadi Dewasa Bukan Lagi Sebuah Pilihan

1 Kakak 7 Ponakan: Saat Menjadi Dewasa Bukan Lagi Sebuah Pilihan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:00 WIB

Siapa Saja Bisa Jadi Agen Perlinsos, Pendaftaran Bisa Pakai Face Recognition

Siapa Saja Bisa Jadi Agen Perlinsos, Pendaftaran Bisa Pakai Face Recognition

News | Kamis, 10 September 2026 | 14:59 WIB

×