- Pembeli perlu memeriksa material tapak, penyesuaian daya listrik, serta pengatur suhu agar sesuai dengan kebutuhan pakaian di rumah.
- Fitur keamanan seperti pemutus arus otomatis dan sistem antikapur sangat penting untuk mencegah kerusakan alat maupun pakaian saat digunakan.
- Konsumen disarankan memilih produk dari merek terpercaya yang menyediakan garansi resmi guna memudahkan penanganan jika terjadi kerusakan.
Suara.com - Cara memilih setrika yang bagus dan awet perlu diketahui sebelum membeli alat elektronik rumah tangga ini. Jangan hanya tergiur harga murah atau daya listrik besar.
Material tapak, pengaturan suhu, fitur keamanan, hingga garansi juga dapat memengaruhi kenyamanan dan usia pakai setrika.
Setrika yang tepat tidak hanya mampu menghilangkan kusut pada pakaian, tetapi juga mudah digunakan dan sesuai dengan kebutuhan di rumah. Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan?
1. Perhatikan bahan tapak setrika
Tapak atau soleplate merupakan bagian setrika yang bersentuhan langsung dengan pakaian. Karena itu, materialnya menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperiksa.
Beberapa jenis tapak yang umum digunakan adalah stainless steel, keramik, aluminium, dan lapisan antilengket.
Stainless steel dikenal tahan lama, sedangkan lapisan keramik dapat membantu mendistribusikan panas secara merata. Sementara itu, tapak antilengket membuat setrika lebih mudah meluncur di atas kain.
Pilih material sesuai jenis pakaian yang paling sering disetrika. Jangan lupa memastikan permukaan tapak halus dan tidak mudah menggores kain.
2. Sesuaikan watt dengan kebutuhan
Daya listrik juga perlu diperhatikan ketika membeli setrika. Setrika dengan daya lebih besar umumnya dapat mencapai suhu kerja lebih cepat, tetapi konsumsi listriknya juga lebih tinggi.
Jika kapasitas listrik rumah terbatas, pilih produk dengan daya yang sesuai agar tidak menyebabkan listrik mati ketika digunakan bersama peralatan elektronik lain.
Sebaliknya, jika sering menyetrika banyak pakaian sekaligus, setrika dengan daya yang cukup tinggi dapat membantu mempercepat pekerjaan.
3. Pilih yang memiliki pengatur suhu
Setiap jenis kain membutuhkan temperatur berbeda. Pakaian berbahan sintetis, misalnya, umumnya membutuhkan suhu lebih rendah dibandingkan kain tebal seperti denim.
Karena itu, pilih setrika yang memiliki pengatur suhu dengan pilihan yang jelas. Fitur ini membantu mencegah pakaian rusak akibat panas berlebihan sekaligus membuat proses menyetrika lebih aman.