Hindari 4 Jenis Awan yang Berbahaya Ini untuk Penerbangan

bandungbarat | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 16:21 WIB
Hindari 4 Jenis Awan yang Berbahaya Ini untuk Penerbangan
Kabut tebal mengganggu penerbangan (Suara.com)

SuaraBandunBarat.id - Jenis awan sangat berpengaruh dalam penerbangan karena dapat membahayakan pesawat. Beberapa jenis awan yang berbahaya bahkan bisa membuat suatu penerbangan dibatalkan.

Para ahli meteorologi menggunakan beberapa istilah Latin untuk menamai jenis awan yang mewakili bentuk dan karakteristiknya.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini empat jenis awan yang berbahaya untuk penerbangan:

1. Cumulonimbus
Awan Cumulonimbus merupakan awan mengerikan yang harus dihindari dalam dunia penerbangan.
Cumulonimbus adalah awan yang memuat badai petir dengan ciri khas awan berwarna gelap.

Awan jenis ini dapat mengakibatkan badai petir yang bergejolak hebat di atmosfer. Pesawat yang nekat terbang akan mengalami banyak masalah jika terbang masuk ke dalam jenis awan Cumulonimbus.

2. Awan Lenticular
Awan Lenticular adalah awan yang memiliki bentuk menyerupai lensa. Awan ini terbentuk dari keadaan yang sangat khusus dan umum ditemukan di atas pegunungan.
Ketika angin kencang bertiup menghantam gunung, awan biasa akan dipaksa naik oleh medan gravitasi.

Saat udara mendingin, awan Lenticular akan tercipta dan menutupi punggung bukit. Bentuk awan ini cukup indah untuk dilihat, namun dapat menyebabkan turbulensi di dunia penerbangan.
Para pilot umumnya akan menghindari awan jenis ini ketika terbang di area pegunungan atau bukit.

3. Awan Mammatocumulus
Awan Mammatus atau Mammatocumulus merupakan istilah untuk bentuk gumpalan-gumpalan menggantung yang terbentuk di dasar awan.
Nama Mammatocumulus sendiri diambil dari bahasa Latin mamma karena bentuknya yang mirip dengan payudara perempuan.Awan jenis ini dapat menyebabkan turbulensi yang cukup hebat pada pesawat.

4. Awan Cumulus

Awan Cumulus yang umum ditemukan saat cuaca cerah ini juga termasuk ke dalam salah satu awan yang berbahaya untuk penerbangan.
Awan Cumulus merupakan awan putih yang mengembang dengan bentuk seperti bola kapas berbaris.

Cumulus terbentuk ketika atmosfer tidak stabil dan partikel air menjadi sangat tinggi. Atmosfer akan memberikan daya angkat uap yang tinggi, sehingga awan ini bisa mencapai ketinggian ribuan kaki.

Awan jenis ini akan mengakibatkan turbulensi bagi pesawat terbang dan jika pesawat terjebak di dalamnya, itu dapat mengakibatkan risiko yang cukup fatal.
Empat jenis awan di atas harus diwaspadai dan diketahui jika seseorang berencana untuk melakukan penerbangan.

Smber : Suara.Com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Kunjung Ditahan, Putri Candrawathi Disinyalir Lebih Berbahaya dari Ferdy Sambo?

Tak Kunjung Ditahan, Putri Candrawathi Disinyalir Lebih Berbahaya dari Ferdy Sambo?

| Jum'at, 16 September 2022 | 14:42 WIB

4 Jenis Awan yang Berbahaya untuk Penerbangan

4 Jenis Awan yang Berbahaya untuk Penerbangan

Tekno | Jum'at, 16 September 2022 | 16:00 WIB

Daftar Hacker Indonesia Paling Berbahaya, Jim Geovedi Bobol Satelit, Bjorka Bisa?

Daftar Hacker Indonesia Paling Berbahaya, Jim Geovedi Bobol Satelit, Bjorka Bisa?

News | Kamis, 15 September 2022 | 17:21 WIB

Pemuda 21 Tahun Diringkus Polisi Gegara Edarkan Obat Terlarang, Sempat Dicurigai Warga

Pemuda 21 Tahun Diringkus Polisi Gegara Edarkan Obat Terlarang, Sempat Dicurigai Warga

News | Rabu, 14 September 2022 | 15:37 WIB

Terkini

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Peluk Erat Sang Istri

Foto | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:37 WIB

Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?

Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:35 WIB

JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

JakartaKelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV

Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Anime Akane-banashi Masuki Arc Karaku Cup, Akane Hadapi Dua Rival Kuat

Anime Akane-banashi Masuki Arc Karaku Cup, Akane Hadapi Dua Rival Kuat

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:23 WIB

Maaf Saja Tak Cukup: Menuntut Restorasi Keadilan bagi 'Juara yang Terampas'

Maaf Saja Tak Cukup: Menuntut Restorasi Keadilan bagi 'Juara yang Terampas'

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:20 WIB

Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026

Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:19 WIB