Hal yang Ditakutkan Putri Terjadi, Brigadir J Masih Hidup Usai 4 Kali Ditembak Bharada E, Ferdy Sambo Eksekutor Terakhir Habisi Nyawa Yoshua

bandungbarat

Senin, 17 Oktober 2022 | 17:04 WIB
Hal yang Ditakutkan Putri Terjadi, Brigadir J Masih Hidup Usai 4 Kali Ditembak Bharada E, Ferdy Sambo Eksekutor Terakhir Habisi Nyawa Yoshua
Putri Candrawathi dalam sindang perdana pembunuhan Brigadir J. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat - Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat membacakan dakwaan terdakwa Ferdy Sambo mengatakan, jika saat penembakan terjadi Brigadir Nofriyansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih hidup.

Kemudian, Ferdy Sambo yang sudah memakai sarung tangan hitam dari mobil dan mengantongi senjata Brigadir J, langsung ambil alih eksekusi Yoshua.

JPU mengatakan, ketika Bharada E menembakkan tiga sampai empat peluru ke arah Brigadir J, korban langsung ambruk.

Akan tetapi saat itu Brigadir J masih hidup, atau kemungkinan sekarat dengan darah yang mulai menggenang.

Ferdy Sambo langsung mengambil alih situasi mengerikan tersebut. Dia kemudian mendekati Brigadir J yang tertelungkup.

Tanpa basa-basi, Ferdy Sambo langsung menembak kepala bagian belakang Brigadir J, hingga peluru menembus hidung.

Brigadir J belum meninggal, mengerang kesakitan

Kolase Ferdy Sambo Cs pakai rompi merah tahanan Kejagung (Suara.com)
Kolase Ferdy Sambo Cs pakai rompi merah tahanan Kejagung (Suara.com) (sumber:)

Seperti diketahui jika detik-detik sadisnya Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir Nofriyansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J akhirnya terungkap.

Jika selama ini pernah diperdebatkan Ferdy Sambo tidak memberi perintah membunuh pada Bharada E, justru terungkap dalam dakwaan jika Ferdy Sambo menjadi orang terakhir yang menembak Brigadir J.

Padahal saat itu Brigadir J sedang sekarat atau masih dalam keadaan hidup setelah mendapat tembakan dari Bharada E.

baca juga

Dalam sidang perdana Ferdy Sambo dengan agenda pembacaan dakwaan jaksa di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022), JPU membuka semua kronologi dugaan pembunuhan Brigadir J.

JPU menyatakan secara tegas, Brigadir J tewas akibat tembakan Ferdy Sambo yang tepat di bagian belakang kepala hingga tembus sampai ke hidung.

Sebelum mengungkap siapa sebenarnya eksekutor terakhir Brigadir J, JPU membacakan momen Bharada Richard Eliezer alias Bharada E menembak Brigadir J sebanyak tiga atau empat kali atas perintah Ferdy Sambo.

Saat itu, ketika tubuh Brigadir J tertembus tiga sampai empat peluru akibat tembakan, kondisi korban masih bisa bergerak.

Meski mendapat luka parah di bagian dada sebelah kanan dan sejumlah luka lainnya, Brigadir J dikatakan JPU masih bergerak.

JPU mengatakan, saat itu Brigadir J masih mengerang kesakitan, bahkan bergerak setelah tubuhnya ditembak oleh Richard Eliezer. 

"Ia tampak mengerang kesakitan," kata JPU membacakan dakwaan.

Dari sana JPU melanjutkan dakwaan, jika Ferdy Sambo adalah menjadi orang terakhir yang mengeksekusi Brigadir J.

Kematian Brigadir J kata JPU, disebabkan oleh satu kali tembakan yang dilepaskan Ferdy Sambo di bagian belakang kepala.

"Terdakwa Ferdy Sambo menghampiri korban Nopriansyah Yosua Hutabarat yang tergeletak di dekat tangga depan kamar mandi dalam keadaan tertelungkup masih bergerak-gerak kesakitan," kata JPU. 

"Lalu untuk memastikan benar-benar tidak bernyawa lagi, terdakwa Ferdy Sambo yang sudah memakai sarung tangan hitam menggenggam senjata api dan menembak sebanyak satu kali mengenai tepat di kepala bagian belakang sisi kiri korban Nopriansyah Yosua Hutabarat hingga korban meninggal dunia," ujar jaksa membacakan surat dakwaan, dikutip dari Suara.com.

Peluru dari tembakan yang dilakukan Ferdy Sambo disebutkan JPU, menembus kepala bagian belakang sisi kiri Brigadir J melalui hidung sisi kanan bagian luar. 

Lintasan anak peluru dari senjata yang dipakai Ferdy Sambo telah mengakibatkan kerusakan tulang tengkorak pada dua tempat yang mengakibatkan kerusakan tulang dasar rongga bola mata bagian kanan.

Atas peristiwa itulah, Ferdy Sambo didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 330 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

putri
putri (sumber:)

Sebelum terjadi penembakan, Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo memanggil Bripka Ricky.

Saat Bripda Ricky datang dan menanyakan kondisi, istri Ferdy Sambo tidak menjawab, malah menanyakan keberadaan Brigadir J.

Ricky lantas diperintah Putri untuk memanggil Brigadir J agar menghadapnya di kamar.

Setelah itu, Brigadir J datang dan masuk kamar sekitar 15 menit lamanya. Mereka membicarakan sesuatu yang sama sekali tidak ada yang mengetahuinya.

Setelah Brigadir J keluar kamar, Kuat Ma'ruf masuk menemui Putri Candrawathi.

Di sana Kuat Maruf meminta Putri agar melaporkan semua yang dialami pada Ferdy Sambo yang saat itu sudah di Jakarta.

Pada 8 Juli 2022 dini hari, akhirnya Putri mengikuti saran Kuat Ma'ruf untuk melaporkan apa yang terjadi di Magelang.

Putri mengatakan jika dirinya dilecehkan Brigadir J. Saat itu Ferdy Sambo langsung marah.

Putri kembali berbicara, jika dirinya meminta pulang ke Jakarta yang kemudian diamini Ferdy Sambo.

Selain itu, Putri juga meminta pada suaminya tidak menceritakan soal kejadian dirinya bersama Brigadir J.

Saat itu Putri berasalan jika rumah di Magelang kecil, sehingga takut jika kejadian itu tersebar.

Bukan itu saja, Putri juga sangat khawatir jika semua tahu, Brigadir J akan bereaksi.

Putri mengatakan, ketakutan pada tubuh Brigadir J yang paling besar di antara ajudan yang ada di Magelang akan melakukan hal yang mengerikan.

Atas perintah itu, Ferdy Sambo menuruti permintaan sang istri untuk menutup rapat kejadian itu, sampai semua tiba di Jakarta. (*)

Artikel ini telah tayang di suarasumbar.id berjudul: Detik-detik Sadisnya Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J yang Mengerang Kesakitan, Pelurunya Tembus Hidung
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Jangan Kehilangan Momentum Bersih-bersih di Institusi Polri, Begini kata Akademisi

Kapolri Jangan Kehilangan Momentum Bersih-bersih di Institusi Polri, Begini kata Akademisi

Bandungbarat | Senin, 17 Oktober 2022 | 14:26 WIB

Datangi PN Jaksel, Pemuda Batak Bersatu Minta Ferdy Sambo Cs Dihukum Setimpal

Datangi PN Jaksel, Pemuda Batak Bersatu Minta Ferdy Sambo Cs Dihukum Setimpal

Bandungbarat | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:53 WIB

Komisi Yudisial Terjunkan Enam Orang Awasi Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs

Komisi Yudisial Terjunkan Enam Orang Awasi Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs

Bandungbarat | Senin, 17 Oktober 2022 | 09:27 WIB

Sidang Perdana Ferdy Sambo CS Digelar Hari Ini

Sidang Perdana Ferdy Sambo CS Digelar Hari Ini

Bandungbarat | Senin, 17 Oktober 2022 | 07:35 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×