Ada Teman Curang dalam Lingkup Pekerjaan Kita, Ini yang Harus Dilakukan Kata Buya Yahya

bandungbarat | Suara.com

Rabu, 22 Februari 2023 | 21:03 WIB
Ada Teman Curang dalam Lingkup Pekerjaan Kita, Ini yang Harus Dilakukan Kata Buya Yahya
Pimpinan Ponpes Al Bahjah Buya Yahya menjelaskan tentang apa yang mesti dilakukan saat melihat rekan kerja yang berbuat curang. (Tangkap layar YouTube Buya Yahya)

SuaraBandungBarat.id - Karyawan atau para pekerja adalah manusia biasa sebagaimana kita semua, mereka memiliki takwa dan ketakutan kepada sang pencipta yang dapat membuatnya menjadi pekerja yang jujur.

Tetapi, mereka pula memiliki nafsu yang dapat membuat seorang berbuat tidak jujur atau curang

Para karyawan juga memiliki tabiat-tabiat yang berbeda, ada yang cekatan dan rajin tetapi ada pula yang pemalas. Tetapi, dibandingkan dengan pemalas tentunya perusahaan akan lebih banyak dirugikan oleh seorang yang berbuat curang.

Bentuk kecurangan dari seorang karyawan terhadap perusahaannya diartikan sebagai perilaku untuk memanipulasi laporan atau lain sebagainya dengan tujuan memperoleh keuntungan untuk dirinya sendiri.

Lantas, apa yang musti dilakukan oleh kita saat mendapati seorang karyawan atau bahkan ia adalah rekan kerja kita sendiri yang berbuat curang kepada perusahaannya? Berikut adalah jawaban Buya Yahya.

"Jika ada kemungkaran terjadi di hadapan kita itu kan kita harus melihat martabat kita, yang jelas pertama harus ingkar terlebih dahulu dengan perbuatan tersebut" buka penjelasan Buya Yahya.

"Kemudian martabat selanjutnya, mungkin Anda bukan orang yang hanya ingkar tetapi mempunyai martabat untuk berbicara langsung dengan dia (orang yang melakukan kecurangan) dan itu sudah pasti bahwa ia melakukan kecurangan bukan dugaan, harus dipastikan dulu," terangnya lebih lanjut.

Artinya, sebelum menegur harus dipastikan bahwa seseorang yang kita tuduh melakukan kecurangan jika tidak maka ditanyakan (klarifikasi).

Setelah berbicara dengannya dan ia ternyata tidak melakukan perubahan. Maka tahap selanjutnya adalah melaporkannya ke atas. 

"Dan jangan perlu takut, ndak boleh takut kecuali kepada Allah, karena urusannya adalah dengan amanah" pungkasnya.

Tetapi, ia memberikan keterangan bahwa jika tidak bisa melakukan perbaikan maka lakukan dengan pengingkaran dalam hati, ketika dapat melakukan dengan lisan maka lakukan dengan menasihati dan bertanya dan jika lebih daripada itu maka lakukan dengan kekuasaan yang dimiliki.

"Karena ini urusan amar ma'ruf nahi munkar," tuturnya. (*)

Sumber: YouTube Buya Yahya

Kontributor: Ehsa Nagara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musibah Datang Tiada Henti, Begini Pesan Cinta Buya Yahya

Musibah Datang Tiada Henti, Begini Pesan Cinta Buya Yahya

| Rabu, 22 Februari 2023 | 20:59 WIB

Sudah Talak Tiga Masih Serumah Karena Alasan Anak? Begini Penjelasan Buya Yahya, Hati-hati...

Sudah Talak Tiga Masih Serumah Karena Alasan Anak? Begini Penjelasan Buya Yahya, Hati-hati...

| Rabu, 22 Februari 2023 | 20:49 WIB

Tiga Kunci Menciptakan Keluarga yang SAMAWA Menurut Buya Yahya

Tiga Kunci Menciptakan Keluarga yang SAMAWA Menurut Buya Yahya

| Rabu, 22 Februari 2023 | 20:26 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB