SuaraBandungBarat.id - Benarkah miss v akan berubah setelah hubungan intim dengan suami? cek di sini jika mengalaminya.
Hubungan intim adalah kegiatan seksual antara suami istri yang melibatkan kontak fisik dengan tujuan memuaskan hasrat seksual.
Hubungan intim melibatkan aktivitas seksual yang erat dan dapat memicu rangsangan seksual dan orgasme.
Hubungan intim yang sehat dilakukan dengan persetujuan dan konsensus dari kedua belah pihak serta dengan penggunaan alat kontrasepsi yang tepat untuk mencegah kehamilan atau penularan penyakit seksual.
Ketika sudah melakukan hubungan intim, ada wanita yang merasa bahwa miss v nya berubah.
Lantas apakah benar miss v akan berubah setelah hubungan intim dengan suami?
Dilansir dari berbagai sumber medis, ternyata tidak benar bahwa vagina (miss V) akan berubah secara permanen setelah hubungan intim dengan suami.
Namun, selama hubungan intim, vagina dapat mengalami beberapa perubahan sementara yang normal.
Vagina dapat terasa lebih basah dan lebih elastis selama rangsangan seksual, hal ini terjadi karena terjadinya perubahan hormon dan aliran darah yang meningkat ke area genital.
Baca Juga: Vonis Koruptor Helikopter TNI AU AW-101 Irfan Kurnia di Bawah Tuntutan JPU
Setelah hubungan intim, vagina dapat terasa sedikit bengkak atau sensitif untuk sementara waktu, namun hal ini biasanya akan kembali normal dalam beberapa jam atau beberapa hari.
Selain itu, seiring bertambahnya usia atau setelah melahirkan, struktur fisik vagina dapat mengalami perubahan. Ini dapat menyebabkan vagina terlihat atau terasa lebih longgar atau kendur, namun hal ini umumnya tidak terkait dengan aktivitas seksual.
Perubahan yang signifikan atau persisten pada vagina dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti infeksi atau masalah kesehatan reproduksi lainnya.
Jika ada kekhawatiran tentang perubahan yang dialami pada vagina, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.(*)