SuaraBandungBarat.id - Memiliki perut buncit bagi sebagian orang kadangkala bisa menjadi masalah yang cukup serius.
Hal ini dikarenakan masalah berat badan yang berlebih biasanya akan menyebabkan seseorang tidak percaya diri.
Sementara itu ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurutkan berat badan, diantaranya dengan melakukan olahraga, diet, hingga mengonsumsi obat khusus.
Dikutip dari video di channel YouTube Bisikan.com pada Minggu 19 Desember 2021, dr Zaidul Akbar memiliki cara yang sehat untuk menghilangkan perut buncit sekaligus menurunkan berat badan.
Sebelum mengungkapkan caranya, dr Zaidul Akbara akan terlebih dahulu membahas terkait penyebab perut buncit.
Tidak hanya itu, dr Zaidul Akbar juga menjelaskan secara singkat terkait cara kerja metabolisme dalam tubuh.
"Gini lo temen-temen, perut buncit itu kan sebenarnya muncul karena banyaknya lemak yang menumpuk, nah, masalahnya kita sekarang tu nggak ngerti, metabolisme glukosa tu kayak apa," ucap dr Zaidul Akbar.
"Glukosa, kalau dimakan, kalau nggak kepake jadi glikogen, glikogen kalau nggak dipake jadi lemak," tambahnya.
Dokter Zaidul Akbar kembali menekankan bahwa glukosa berlebih dalam tubuh yang tidak diproses akan menumpuk menjadi lemak hingga menyebabkan perut menjadi buncit.
"Jadi nasi itu glukosa, tepung itu glukosa, gula pasir itu glukosa. Kondisi badan kita sekarang sudah penuh dengan glukosa yang sudah jadi lemak," ungkap dr Zaidul Akbar.
Baca Juga: Momen Thariq Halilintar Pelukan Dengan El Rumi Bikin Thofu Girang: Definisi Sudah Ikhlas
Dokter Zaidul Akbar juga menyebutkan bahwa salah satu efek negatif dari perut buncit yakni dapat mempengaruhi keperkasaan seorang laki-laki.
"Kalau laki-laki itu numpuknya di perut, dan itu imbasnya sampai ke keperkasaan," kata dr Zaidul Akbar.
Selanjutnya, dr Zaidul Akbar membagikan salah satu cara mengatasi perut buncit yakni dengan menerapkan 7 Days Chalenge JSR (Jurus Sehat Rosulullah).
JSR merupakan program pola makan sehat selama tujuh hari dengan cara menghentikan konsumsi nasi putih, makanan berbasis tepung, gula pasir, dan makanan goreng.
"Jadi itu kita membiasakan untuk dalam seminggu itu, emang nggak ada tadi, yang empat itu, jadi memang betul-betul mengkondisikan kita kayak singa lapar, kalau kondisinya sudah singa lapar, maka lama-lama lemak tadi rontok dengan sendirinya," jelas dr Zaidul Akbar.
"Jadi kalau kita mengenal konsep begini, nggak perlu pola-pola diet, kurangi aja yang tadi, karbo-karbonya tadi, nanti turun, cepet banget turunnya," tambahnya.
Dokter Zaidul Akbar juga menganjurkan agar lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur.