Apa Itu Leptospirosis? Penyakit yang Sedang Viral, Awas! Kenali Tanda-tandanya Ini

bandungbarat

Rabu, 08 Maret 2023 | 16:56 WIB
Apa Itu Leptospirosis? Penyakit yang Sedang Viral, Awas! Kenali Tanda-tandanya Ini
Ilustrasi Apa Itu Leptospirosis? Penyakit yang Sedang Viral, Awas! Kenali Tanda-tandanya Ini (Pexels)

SuaraBandungBarat.id - Apa itu Leptospirosis, penyakit yang sedang viral. Kenali ciri-cirinya dan cara mengobatinya.

Leptospirosis merupakan salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.

Bakteri ini dapat menyebar melalui air kencing hewan yang terinfeksi, seperti tikus, babi, sapi, kambing, dan anjing.

Tanda-tanda Leptospirosis 

Orang yang terinfeksi leptospirosis dapat mengalami berbagai gejala, mulai dari demam, sakit kepala, mual, muntah, hingga sakit otot dan kuning pada kulit dan mata.

Leptospirosis dapat menular melalui kontak langsung dengan air kencing hewan yang terinfeksi, atau melalui kontak dengan tanah atau air yang terkontaminasi oleh air kencing hewan yang terinfeksi.

Orang yang terpapar bakteri Leptospira dapat terinfeksi dan mengalami gejala leptospirosis dalam waktu 2-30 hari setelah terpapar.

Leptospirosis dapat diobati dengan antibiotik jika didiagnosis dan diobati pada tahap awal.

Namun, jika tidak diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi bentuk yang lebih serius dan dapat membahayakan kesehatan, seperti meningitis, kerusakan hati, dan gagal ginjal.

baca juga

Cara Mengobati Leptospirosis 

Leptospirosis dapat diobati dengan antibiotik, seperti doksisiklin, amoksisilin, atau azitromisin. Pengobatan sebaiknya dimulai secepat mungkin setelah gejala muncul atau jika terdapat risiko tinggi terkena leptospirosis.

Biasanya, pengobatan dilakukan selama 5-7 hari atau lebih lama, tergantung pada tingkat keparahan penyakit.

Selain antibiotik, pasien dengan leptospirosis juga dapat diberikan terapi cairan intravena untuk mencegah dehidrasi dan mengimbangi keseimbangan elektrolit tubuh yang terganggu.

Jika terdapat komplikasi yang lebih serius, seperti gangguan ginjal, pasien mungkin perlu menjalani perawatan yang lebih intensif, seperti terapi dialisis atau transplantasi ginjal.

Selain pengobatan medis, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu pemulihan dari leptospirosis, seperti istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar tidak terkontaminasi oleh air kencing hewan yang terinfeksi.

Penting untuk diingat bahwa pengobatan leptospirosis harus dilakukan di bawah pengawasan medis yang cermat, karena jika tidak diobati atau diobati tidak tepat, leptospirosis dapat menjadi sangat berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala leptospirosis atau pernah terpapar bakteri Leptospira, segera periksakan diri ke dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Makanan yang Dapat Memicu Stroke, Wajib Dihindari

5 Makanan yang Dapat Memicu Stroke, Wajib Dihindari

Your Say | Rabu, 08 Maret 2023 | 14:33 WIB

Mengenal Apa itu Leptospirosis yang Tewaskan 9 Orang di Jatim, Warga Diminta Waspada

Mengenal Apa itu Leptospirosis yang Tewaskan 9 Orang di Jatim, Warga Diminta Waspada

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 13:16 WIB

Selain Alami Gizi Buruk, Bayi 2 Tahun di Karawang Idap Penyakit Langka

Selain Alami Gizi Buruk, Bayi 2 Tahun di Karawang Idap Penyakit Langka

Bekaci | Rabu, 08 Maret 2023 | 13:13 WIB

Terkini

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

BGN Jawab Protes Pengusaha, Penghentian MBG Saat Libur Sekolah Demi Efisiensi Anggaran

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:16 WIB

4 Lipstik Matte Tahan Lama Terbaik untuk Bibir Cantik Menurut Review

4 Lipstik Matte Tahan Lama Terbaik untuk Bibir Cantik Menurut Review

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:15 WIB

HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!

HMI Jateng-DIY Geruduk BI: Sentralisasi Cekik Daerah, Rakyat Dipaksa Hidup dari Pinjol!

Jawa Tengah | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:08 WIB

Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong

Gang Aigi Karanggan Ditutup, Ini Panduan Jalur Pengalihan Lewat Underpass Narogong

Bogor | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:06 WIB

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box

Tekno | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya

Otomotif | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:00 WIB

Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong

Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:56 WIB

Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan

Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:52 WIB

Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman

Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman

Banten | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:50 WIB