SuaraBandungBarat.id - Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, memberikan penjelasan mengenai adanya transaksi mencurigakan senilai Rp300 triliun yang ditemukan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Menurut Mahfud, transaksi yang mencurigakan tersebut berbeda dengan transaksi dari rekening pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo dan keluarganya senilai Rp500 miliar.
Mahfud menjelaskan bahwa ia telah menerima laporan baru pagi itu mengenai temuan tersebut di lingkungan Kementerian Keuangan, yang sebagian besar berada di Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai.
Mahfud juga mengungkapkan bahwa ia telah memberikan informasi tersebut kepada Menkeu Sri Mulyani dan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.
Mahfud mengatakan bahwa sebelumnya terdapat 69 pegawai Kemenkeu yang memiliki harta yang tidak wajar dengan nilai hanya ratusan miliar rupiah, namun sekarang temuan mencurigakan tersebut mencapai sekitar Rp300 triliun dan harus dilacak.
Saat ini belum ada tanggapan atau keterangan resmi dari Kemenkeu terkait pernyataan Mahfud tersebut.