bandungbarat

Berikut 3 Tradisi Unik untuk Menyambut Bulan Ramadhan di Berbagai Daerah di Indonesia

bandungbarat Suara.Com
Sabtu, 25 Maret 2023 | 06:03 WIB
Berikut 3 Tradisi Unik untuk Menyambut Bulan Ramadhan di Berbagai Daerah di Indonesia
Tradisi Nyadran, sebuah tradisi menyambut bulan Ramadhan di Indonesia. Tradisi ini berasal dari Jawa Tengah. (Akun instagram @ariyantobobo)

suarabandungbarat.id – Berbagai daerah di Indonesia memiliki tradisi atau cara tersendiri untuk menyambut bulan Ramadhan

Masing-masing daerah di Indonesia biasanya akan menggelar tradisi menjelang bulan Ramadhan. Hal inilah yang menjadi pemandangan menarik saat menjelang bulan puasa.

Tradisi menyambut bulan Ramadhan ini menjadi pemandangan yang menjadi kebiasaan daerah tersebut. Itulah sebuah keunikkan dari keberagaman tradisi di Indonesia.

Beda daerah, berbeda pula tradisi yang dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan di Indonesia seperti ketiga daerah ini yang  dikutip dari akun youtube BeeCara.

1. Tradisi Balimau

Tradisi balimau adalah tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau dan biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran Sungai dan tempat pemandian.

Diwariskan secara turun-temurun, tradisi ini dipercaya telah berlangsung selama berabab-abad. Latar belakang dari balimau adalah membersihkan diri secara lahir-bathin sebelum memasuki bulan Ramadhan sesuai ajaran agama Islam.

Pada zaman dahulu, tidak banyak orang yang bisa mandi hingga bersih karena tidak ada sabun. Banyak wilayah kekurangan air, sibuk bekerja, dan lainnya. 

Saat itu, pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah limau atau jeruk nipis karena bisa melarutkan minyak atau keringat di badan.

Baca Juga: Adi Hidayat Jelaskan Keutamaan Sahur di Bulan Ramadhan Menurut Al-Qur'an dan Hadits

2. Tradisi Nyadran-Jawa Tengah

Nyadran adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa terutama Jawa Tengah. Nyadran berasal dari bahasa sansekerta, shraddha yang artinya keyakinan, sedangkan dalam bahasa Jawa, nyadran berasal dari kata sadran artinya ruas Sya’ban.

Nyadran sendiri adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Kegiatan yang dilakukan antara lain membersihkan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri berupa kenduri keselamatan di makam leluhur.

3. Tradisi Malamang-Sumatera Barat

Malamang, sebuah tradisi masyarakat Minang dalam menyambut hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, dan Maulid Nabi untuk disuguhkan kepada tamu yang berkunjung ke rumah.

Lemang merupakan olahan beras ketan putih yang dipadukan santan, lalu dimasak menggunakan bambu sampai matang. Untuk membuat lemang, membutuhkan waktu yang cukup lama, kurang lebih empat hingga lima jam dibakar menggunakan api sampai matang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI