Berikut 6 Fakta tentang Kecelakaan yang Dialami Seorang Pebulutangkis Indonesia, Syabda Perkasa Belawa

bandungbarat | Suara.com

Selasa, 28 Maret 2023 | 08:20 WIB
Berikut 6 Fakta tentang Kecelakaan yang Dialami Seorang Pebulutangkis Indonesia, Syabda Perkasa Belawa
Syabda Perkasa Belawa, seorang atlet pebulutangkis muda Indonesia yang meninggal dunia akibat kecelakaan. Ada sejumlah fakta mengenai Syabda Perkasa Belawa. (Akun instagram @syabdaperkasa)

suarabandungbarat.id – Atlet pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa, meninggal dunia pada akibat kecelakaan mobil. Peristiwa itu terjadi pada Senin, (20/03/2023).

Syabda Perkasa Belawa, atlet Indonesia yang berusia 21 tahun. Ia juga merupakan seorang pebulutangkis muda harapan Indonesia di masa depan. 

Semasa hidupnya, diketahui bahwa Syabda Perkasa Belawa telah mencatat berbagai prestasi yang berhasil diraihnya. Mulai dari level junior hingga senior.

Kabar meninggalnya sang atlet pebulutangkis kebanggan Indonesia, Syabda Perkasa Belawa menjadi duka bagi dunia bulutangkis tanah air.

Berikut enam fakta tentang kecelakaan yang dialami Syabda Perkasa Belawa yang dikutip dari akun youtube Info Info Kece.

1. Perjalanan bersama Keluarga

Kecelakaan mobil yang dialami Syabda Perkasa Belawa terjadi di Tol Pemalang, Jawa Tengah pada Senin, (20/03/2023) dini hari Waktu Indonesia Barat. Saat itu, Syabda sedang dalam perjalanan bersama keluarga yang terdiri dari kakak, adik, ayah, dan ibunya.

Mereka menggunakan mobil Camry, bernomor polisi B 1824 KBN. Syabda dan keluarga bermaksud berangkat ke Sragen untuk berziarah karena neneknya baru saja meninggal dunia. 

2. Mobil Korban Menabrak Truk

Mobil Camry yang ditumpangi rombongan keluarga Syabda mengalami kecelakaan di Jalan Tol KM 315 +200a, Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.40 dini hari Waktu Indonesia Barat.

Mobil tersebut menabrak truk diesel bernomor polisi AG 8711 V yang melau searah di depannya. Saksi di lokasi kejadian, menyebut mobil Toyota Camry yang ditumpangi Syabda dan rombongan melaju menggunakan kecepatan di atas rata-rata.

Sopir diduga dalam kondisi mengantuk sehingga menabrak truk yang melaju di depannya. 

3. Korban Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Polisi sempat mengevakuasi lima orang korban kecelakaan. Korban berinisial M(49), AS (48), DA (25), TB (11), dan Syabda ke Rumah Sakit di Pemalang.

Perawatan medis terhadap korban dilakukan di Rumah Sakit. Akan tetapi, nyawa Syabda Perkasa Belawa tidak tertolong.

Dia diketahui mengalami cedera kepala. Atlet berusia  21 tahun itu meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit.

4. Terdapat Korban Selamat

Ibunda Syabda meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, terdapat tiga korban yang selamat.

Mereka mengalami luka-luka dan dalam perawatan di Rumah Sakit, tepatnya di Rumah Sakit Islam Al-Ikhlas Pemalang.  Satu diantara tiga korban yang selamat adalah ayah Syabda.

Pada saat kejadian, sang ayah berperan sebagai pengemudi mobil. Pria berusia 49 tahun itu mengalami luka di pelipis.

5. Syabda Sempat Kemudikan Mobil dari Rumah

Fakta baru yang terungkap adalah Syabda sempat mengemudikan mobil dari rumah. Syabda sempat membawa empat penumpang lainnya, berangkat  dari kediamannya di Bekasi, Minggu (19/03/2023), sekitar pukul 23.00 Waktu Indonesia Barat.

Kemudian, Syabda bergantian menyetir dengan sang ayah usai beristirahat di Rest Area Km 57 Cikampek. Sang ayah diduga dalam kondisi mengantuk sehingga mobil mengalami kecelakaan.

6. Syabda Perkasa Belawa Masuk Squad Indonesia di Sea Games 2023

Sebelum meninggal, Syabda Perkasa ternyata masuk squad beregu Indonesia yang disiapkan untuk Sea Games 2023. Sebenarnya hingga saat ini, PBSI belum merilis nama-nama pemain yang akan ikut bersaing di Sea Games 2023 mendatang.

Namun Kabid Luar Negeri PBSI, Bambang Rudianto membeberkan bahwa Syabda sebenarnya sudah masuk kedalam Squad Indonesia untuk Sea Games.

“Selamat jalan Saybda, Syabda diikutkan ke Sea Games beregu”, tulis Bambang Rudianto melalui akun twitternya.

Syabda sudah mempunyai pengalaman mental di Piala Thomas 2022. Tidak hanya itu, ia juga sebenarnya telah dijadwalkan untuk ikut bersaing di beberapa turnamen lainnya.

Peristiwa ini membuat pecinta bulutangkis Indonesia pun tidak dapat kembali melihat kemampuan Syabda di lapangan.

Demikian keenam fakta tentang kecelakaan yang dialami oleh seorang pebulutangkis muda asal Indonesia. Selamat jalan Syabda Perkasa Belawa, prestasimu akan selalu kami kenang. (*)

Sumber: Akun youtube Info Info Kece

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangis Mentari Bercucuran Menang Swiss Open 2023 Saat Sang Kekasih Syabda Perkasa Baru Meninggal Dunia

Tangis Mentari Bercucuran Menang Swiss Open 2023 Saat Sang Kekasih Syabda Perkasa Baru Meninggal Dunia

Your Say | Kamis, 23 Maret 2023 | 10:35 WIB

Bagas/Fikri Persembahkan Kemenangan Pertama di Swiss Open 2023 untuk Syabda

Bagas/Fikri Persembahkan Kemenangan Pertama di Swiss Open 2023 untuk Syabda

Sport | Rabu, 22 Maret 2023 | 15:21 WIB

Rekam Jejak Karier Bulu Tangkis Syabda Perkasa yang Meninggal dalam Kecelakaan Mengerikan

Rekam Jejak Karier Bulu Tangkis Syabda Perkasa yang Meninggal dalam Kecelakaan Mengerikan

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 17:24 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan

5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan

Jakarta | Kamis, 23 April 2026 | 23:41 WIB

Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ

Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ

Jakarta | Kamis, 23 April 2026 | 23:15 WIB

Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis

Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis

Sumsel | Kamis, 23 April 2026 | 22:55 WIB

Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga

Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga

Bogor | Kamis, 23 April 2026 | 22:49 WIB

'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi

'Saya Bukan Minta Uang', Anggota DPRD Lebak Semprot Kadis yang Cuek Saat Koordinasi

Banten | Kamis, 23 April 2026 | 22:44 WIB

Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi

Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi

Sumsel | Kamis, 23 April 2026 | 22:31 WIB

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:26 WIB

John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?

John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 22:10 WIB

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB