SuaraBandungBarat.id - Seorang muslim memiliki keimanan yang dapat bertambah ataupun berkurang.
Di mana, keimanan dapat bertambah karena adanya ketaatan. Sedangkan, keimanan akan menurun apabila adanya kemaksiatan.
Dijelaskan oleh Ibnu Ruslan dalam matan Zubad Ibn Ruslan (Beirut: Daru Makrifat) halaman 5-6.
“Maka jadilah kamu bertambah dalam keimanan dan memiliki pembaharuan dalam kejernihan hati Dengan memperbanyak salat, ketaatan dan meninggalkan sesuatu yang menyebabkan syahwat. Maka nafsu syahwat dan dosa keduanya adalah faktor yang menyebabkan kerasnya hati”.
Dilansir dari NU Online, terdapat tiga cara untuk memperkuat dan menambah keimanan kepada Allah.
Hal tersebut dijelaskan oleh Imam Al-Haddad menerangkan dalam kitab Risalatul Muawanah lir Râghibîn minal Mu’minîn fî Sulûk Tharîqah al-Âkhirah (Singapura dan Jeddah: Al-Haramain) halaman 15 yaitu:
1. Dengan mendengarkan ayat al-Qur’an dan hadits mengenai janji Allah subhanahu wata’ala, perkara-perkara akhirat ancaman-Nya, mukjizat, kisah-kisah nabi, mukjizat, serta hukuman bagi mereka yang menentang para nabi.
2. Lihatlah keindahan dan kebesaran langit, bumi serta segala sesuatu yang menakjubkan di langit dan bumi.
3. Teratur melaksanakan amal saleh dengan menjaga diri juga agar tidak tergelincir ke dalam kemaksiatan dan keburukan. (*)
Sumber: NU Online