Apakah Sah Menjamak Shalat dengan Alasan Sibuk Menyusui? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

bandungbarat | Suara.com

Rabu, 03 Mei 2023 | 21:23 WIB
Apakah Sah Menjamak Shalat dengan Alasan Sibuk Menyusui? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Ilustrasi seorang ibu tengah menjamak shalat usai menyusui anaknya. (freepik.com)

SuaraBandungBarat.id – Sholat 5 waktu sesuai pada waktunya adalah kewajiban umat Islam, namun kewajiban ini terkadang sulit dijaga oleh sebagian umat Islam karena berbagai hal yang mendesak, seperti ibu menyusui.

Dilansir dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Rabu (3/5/2023), ibu menyusui diperbolehkan untuk menggabungkan sholat atau disebut dengan jamak, jamak yang ia lakukan ini bersifat masyaqqah.

Terdapat sebab yang membolehkan umat Muslim untuk menjamak shalatnya yaitu masyaqqah atau jarak dan masafah atau tingkat kesulitan.

Masyaqqah bisa dilakukan oleh dokter yang akan memberi tindakan medis pada pasiennya, walaupun dokter ini tidak akan bepergian, operasi berlangsung selama 5 jam dimulai dari pukul 1 siang hingga 6 petang atau masuk waktu ibadah shalat maghrib, sehingga ia akan melewatkan sholat ashar, apabila dokter pamit sementara untuk mendirikan sholat ashar sementara tubuh pasiennya tengah dibedah, maka pasien akan celaka sehingga dalam kasus ini dokter dapat melaksanakan sholat ashar pada waktu sholat dzuhur dengan cara menjamak sholatnya yang dilakukan karena masyaqqah, hukumnya qiyas.

Terdapat 4 sumber hukum Islam serta kedudukannya yang disepakati oleh ulama yaitu Qur'an, hadits, ijma, dan qiyas.

Qiyas artinya mempertemukan sesuatu masalah yang tak ada nash hukumnya dengan sesuatu lain yang memiliki nash hukum karena adanya persamaan kemaslahatan di antara keduanya, seperti kisah Nabi Muhammad SAW berikut ini.

Pada zaman kenabiannya, Rasulullah pernah menjamak sholat dalam kondisi hujan lebat disertai angin kencang, Nabi Muhammad SAW memerintahkan jamaah yang berada di dalam masjid untuk menggabungkan sholat maghrib dan isya yang dilaksanakan pada waktu maghrib, dalam keadaan ini mereka tidak sedang menjalani safar atau bepergian, namun karena mereka merupakan ahli masjid atau orang yang secara disiplin mendirikan sholat di masjid, sehingga apabila mereka pulang ke rumah usai sholat maghrib lalu kembali lagi ke masjid untuk melaksanakan sholat isya dikhawatirkan membahayakan keselamatan dirinya, maka jamak ini bersifat masyaqqah.

“Sama kayak ibu tadi dalam kondisi anak kehausan, dalam haus itu jadi bahaya kalau dibiarkan ya dan kadang-kadang anak itu kalau minum ASI juga kadang enggak setengah jam gak 45 menit, ada yang 1 jam, 2 jam, 3 jam, dan seterusnya, dalam kondisi gitu masyaqqah sifatnya, boleh dijamak untuk takhir, tapi diniatkan ya dam gak usah sholat sambil nyusuin, jangan ya, gendong boleh, bayi gak rewel gendong boleh, tapi sambil menyusui tidak ya, tahan dulu baru kemudian diniatkan untuk jamak takhir,” tutur Ustadz Adi Hidayat.(*)

Sumber: YouTube Adi Hidayat Official

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dikenalkan Ibu Iriana Jokowi Pada Warga Saat Shalat Idul Fitri, Reaksi Responsif Erina Gudono Tuai Pujian

Dikenalkan Ibu Iriana Jokowi Pada Warga Saat Shalat Idul Fitri, Reaksi Responsif Erina Gudono Tuai Pujian

Lifestyle | Jum'at, 28 April 2023 | 14:31 WIB

Tata Cara Puasa Syawal Menurut Ustadz Adi Hidayat

Tata Cara Puasa Syawal Menurut Ustadz Adi Hidayat

News | Sabtu, 29 April 2023 | 08:30 WIB

Niat Shalat Utaqa di Bulan Syawal dan Panduan Lengkap Ibadah Agar Terbebas dari Utang

Niat Shalat Utaqa di Bulan Syawal dan Panduan Lengkap Ibadah Agar Terbebas dari Utang

News | Sabtu, 29 April 2023 | 13:10 WIB

Terkini

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari

Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari

News | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM

Pilihan Mobil Hybrid Hemat Bahan Bakar di Tengah Naiknya Harga BBM

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 19:35 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut

Harga Sayur Lebih Stabil Setelah Ada MBG, Petani Boyolali Harap Program Terus Berlanjut

Jawa Tengah | Senin, 20 April 2026 | 19:31 WIB

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB

Bocoran Spesifikasi Infinix GT 50 Pro: HP Gaming Anyar di Indonesia dengan RAM 12 GB

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 19:30 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami

Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Siapa di Puncak Liga? Bukan Kami

Bola | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga

Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga

Surakarta | Senin, 20 April 2026 | 19:25 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB