Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
Lonjakan harga LPG 12 kg memicu konsumen beralih ke gas melon yang lebih murah demi menghemat biaya operasional. [Antara]
  • Ketua Kowantara, Mukroni, mengkhawatirkan potensi kelangkaan LPG 3 kg akibat peralihan penggunaan gas non-subsidi.
  • Lonjakan harga LPG 12 kg memicu konsumen beralih ke gas melon yang lebih murah demi menghemat biaya operasional.
  • Migrasi penggunaan tersebut berisiko mengganggu ketersediaan stok LPG subsidi bagi pelaku usaha kecil dan mikro di lapangan.

Suara.com - Pengusaha warung tegal atau warteg mulai merasakan kekhawatiran akan adanya potensi kelangkaan LPG 3kg atau gas melon yang disubsidi pemerintah. Lonjakan harga LPG non-subsidi 12 kilogram dinilai memicu peralihan penggunaan yang berisiko mengganggu ketersediaan di lapangan.

Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara), Mukroni, mengingatkan kondisi tersebut bisa berdampak langsung pada pelaku usaha kecil.

“Kalau banyak yang beralih ke gas 3 kg, stok bisa cepat habis dan ini berisiko bagi pelaku usaha kecil,” kata Mukroni kepada Suara.com, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, harga LPG 12 kg yang kini mencapai sekitar Rp228.000 per tabung membuat sebagian pengguna memilih beralih ke LPG subsidi yang jauh lebih murah.

“Pengguna gas non-subsidi cenderung beralih ke gas 3 kg untuk berhemat,” ujarnya.

Menurut Mukroni, peralihan ini berpotensi membuat distribusi gas melon tidak lagi tepat sasaran. Padahal, LPG 3 kg selama ini diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha mikro seperti warteg.

Jika migrasi penggunaan terjadi secara masif, stok di pangkalan berisiko cepat habis. Kondisi tersebut akan menyulitkan pengusaha warteg kecil yang bergantung penuh pada gas subsidi untuk operasional harian.

“Pada akhirnya yang kesulitan justru usaha kecil yang memang bergantung penuh pada gas subsidi,” ucap dia.

Di sisi lain, harga LPG 3 kg saat ini masih relatif stabil di kisaran Rp19.000 hingga Rp22.000 per tabung. Selisih harga yang cukup lebar dibandingkan LPG 12 kg menjadi pemicu utama potensi lonjakan permintaan.

Mukroni menilai, situasi ini bisa menimbulkan efek berantai terhadap usaha kecil. Tidak hanya soal ketersediaan gas, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas biaya produksi.

“Kenaikan gas ini bukan satu-satunya faktor, biasanya akan diikuti kenaikan biaya lain seperti logistik dan bahan pangan,” katanya.

Mukroni pun berharap pemerintah dapat memastikan distribusi LPG 3 kg tetap tepat sasaran agar tidak terjadi kelangkaan yang merugikan masyarakat kecil.

Selain itu, ia juga mendorong adanya langkah antisipatif untuk meredam dampak lanjutan dari kenaikan harga LPG non-subsidi terhadap sektor usaha mikro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Harga LPG dan BBM Nonsubsidi Naik dan Porsi Makan Kita yang Kian Mungil

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 16:23 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!

News | Kamis, 09 April 2026 | 09:32 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Terkini

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Temukan Harta Karun Gas di Kaltim

Bahlil Temukan Harta Karun Gas di Kaltim

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:10 WIB

Harga BBM Naik! Bahlil Sentil Orang Kaya: Jangan Pakai Pertalite, Apa Enggak Malu?

Harga BBM Naik! Bahlil Sentil Orang Kaya: Jangan Pakai Pertalite, Apa Enggak Malu?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:03 WIB

Pemerintah Guyur Insentif 'Pemanis' Buat Investor Bioetanol

Pemerintah Guyur Insentif 'Pemanis' Buat Investor Bioetanol

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 17:55 WIB