SuaraBandungBarat.id - Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias Dokter Boyke jelaskan penyebab perceraian atau perselingkuhan dalam hubungan rumah tangga.
Menginjak usia tua atau umur perkawinan yang cukup lama, terkadang hubungan rumah tangga seseorang tidak selalu berjalan dengan harmonis.
Berbagai cobaan dan ujian bisa saja dirasakan baik itu dari internal atau eksternal, salah satu contohnya terjadi cekcok dalam rumah tangga.
Permasalahan dalam rumah tangga tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal yang di antaranya sering disebut karena puber kedua atau sikap suami yang suka melirik wanita lain.
Lantas apakah benar perselingkuhan atau perceraian disebabkan karena masa puber kedua atau sifat suami yang menjadi mata keranjang di usia tua?
Dokter Boyke menjelaskan bahwa tidak ada yang namanya puber kedua, menurutnya pubertas dialami oleh remaja yang beranjak dewasa.
Pubertas itu sendiri seringkali ditandai dengan tumbuhnya rambut di bagian-bagian tertentu, mimpi basah, dan lain sebagainya.
"Pubertas itu sekali, mimpi basah itulah, tumbuh rambut kemaluan, suara pecah, jerawa, tapi kalo udah 50 tahun mana ada," kata Dokter Boyke yang dikutip dari Tiktok @dokter.pasutri pada Minggu, (7/5/2023).
Menurutnya juga, di usia 40 sampai 50 tahun itu dinamakan andropause dan menopause yang membuat hasrat biologis pasangan suami istri menurun.
Pada usia itu, seringkali terjadi perselingkuhan hingga perceraian karena kurangnya komunikasi, bukan karena puber kedua atau suami jadi mata keranjang.
"Perselingkuhan itu bukan karena masalah ranjang, tapi karena kurangnya komunikasi," tuturnya.(*)