Kisah Horor: Ada Kepala Buntung di Empang Warga yang Bikin Geger, Ternyata Ini Biang Keroknya

bandungbarat

Rabu, 02 Agustus 2023 | 10:37 WIB
Kisah Horor: Ada Kepala Buntung di Empang Warga yang Bikin Geger, Ternyata Ini Biang Keroknya
Kisah Horor: Ada Kepala Buntung di Empang Warga yang Bikin Geger, Ternyata Ini Biang Keroknya (FREEPIK)

SUARABANDUNGBARAT - Kisah Horor: Ada Kepala Buntung di Empang Warga yang Bikin Geger.

Sebuah Kampung sempat dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di Empang milik Pak Haji Bidin, seorang juragan ternak ikan lele yang terkenal di wilayah itu. Kejadian ini mengguncang warga setempat dan membuat suasana kampung menjadi mencekam.

Korban bernama Bahir, anak dari Pak Haji Bidin, yang mewarisi usaha ternak lele ayahnya. Bahir meninggalkan dua orang saudaranya, Abdullah dan Kusmayadi, yang juga ikut dalam bisnis keluarga tersebut. Namun, ketegangan muncul di antara mereka terkait pembagian warisan yang dianggap tidak adil.

Pak Haji Bidin sendiri merasa bingung dan berat hati saat memutuskan untuk mewariskan usahanya kepada anak-anaknya. Dia ragu apakah Abdullah dan Kusmayadi dapat menjalankan usaha tersebut dengan baik, mengingat mereka belum terlalu berpengalaman. Namun, dia berharap agar bisnis keluarga tersebut bisa menjadi warisan berharga bagi anak cucunya di masa depan.

Namun, keluarga tersebut harus menghadapi tragedi yang tak terbayangkan. Bahir ditemukan tewas dengan kepala yang terpisah di kolam empang milik keluarga. Polisi segera melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi mayat tersebut sebagai Bahir.

Dilansir Suara Bandung Barat dari Youtube Gusti Gina, Kusmayadi, salah satu karyawan di perusahaan ikan lele milik Pak Haji Bidin, akhirnya menjadi saksi kunci dalam kasus ini.

Dia mengaku melihat kejadian saat Bahir dibunuh oleh kakaknya, Abdullah. Bahir tewas karena sakit hati, karena gaji yang seharusnya diterimanya tidak dibayarkan oleh sang kakak selama 2 bulan.

Pengakuan Kusmayadi mengungkapkan bahwa Abdullah membunuh Bahir di tengah pertengkaran mereka di kebun belakang.

Setelah membunuh Bahir, Abdullah mencoba menutupi tindakannya dengan menyembunyikan mayat adiknya di kolam empang dengan menggunakan tali dan batu pemberat.

baca juga

Pak Haji Bidin, yang sangat terpukul dengan kejadian ini, akhirnya mewasiatkan agar warisannya dibagi secara adil dan setara antara ketiga anaknya. Dia berharap agar ketegangan dan pertikaian keluarga dapat dihindari.

Kejadian mengerikan ini juga meninggalkan cerita tentang munculnya hantu tanpa kepala yang menghantui Empang milik Pak Haji Bidin dan warga setempat. Meskipun sekarang kasus ini sudah terpecahkan, desas-desus tentang keberadaan hantu tetap menghantui pikiran warga di kampung tersebut.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kumpulan Cerpen Horor Terseram versi Nerrorist Part 2

Kumpulan Cerpen Horor Terseram versi Nerrorist Part 2

Bandungbarat | Rabu, 02 Agustus 2023 | 10:22 WIB

Kumpulan Cerpen Horor Terseram di NERRORIST Part 1

Kumpulan Cerpen Horor Terseram di NERRORIST Part 1

Bandungbarat | Rabu, 02 Agustus 2023 | 06:40 WIB

Kisah Hantu Jepang: Komandan Didatangi Satu Peleton Tentara yang Sudah Meninggal

Kisah Hantu Jepang: Komandan Didatangi Satu Peleton Tentara yang Sudah Meninggal

Bandungbarat | Rabu, 02 Agustus 2023 | 06:01 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×