bandungbarat

Bisa Sampai Berakibat Kanker, Ini Dia Bahaya-Bahaya Polusi Udara

bandungbarat Suara.Com
Minggu, 03 September 2023 | 19:35 WIB
Bisa Sampai Berakibat Kanker, Ini Dia Bahaya-Bahaya Polusi Udara
Mesin-mesin industri kapitalisme adalah penyumbang terbesar polusi udara. (Freepik/wirestock)

SuaraBandungBarat - Beberapa hari belakangan ini, media sosial Indonesia diramaikan dengan berita pencemaran udara atau polusi yang terjadi di beberapa kota besar di seluruh Indonesia.

Polusi udara sendiri sudah masuk dalam daftar ancaman lingkungan terbesar dunia, karena dampak yang dihasilkannya begitu signifikan bagi kehidupan umat manusia.

Disebut berperan begitu signifikan dalam kehidupan manusia dikarenakan, polusi udara berpeluang memberikan berbagai mecam penyakit kesehatan bagi manusia.

Adapun, penyebab terjadi polusi udara dapat dihasilkan oleh beberapa sebab seperti asap pabrik yang merupakan salah satu penyumbang terbesar terhadap pencemaran udara.

Asap pabrik ini kerap terjadi di kota-kota besar sebagai lumbung perusahaan industri. Asap pabrik dengan kuantitas yang begitu banyak tentunya akan berdampak pada peningkatakn risiko pemanasan global.

Kedua, polusi udara juga disebabkan aktifitas penambangan yang menggunakan alat berat sehingga menciptakan pencemaran udara. Debu dan bahan-bahan kimia yang dilepaskan ke udara, akan jatuh ke tanah dengan varian penyakit bagi manusia.

Selain itu, penggunaan kendaraan bermotor yang melebihi batas wajar, penggunaan listrik dan pembakaran lahan hutan juga salah satu penyebab terbesar bagi polusi udara yang hari-hari ini sedang dirasakan.

Tentunya, dampak yang dihasilkan pun akan sama besarnya dengan perilaku manusia terhadap lingkungan. Berikut adalah beberapa akibat yang dihasilkan dari polusi udara :

1. Memicu epidemi asma

Baca Juga: Cak Imin Bakal Diperiksa KPK, Berikut Sederet Faktanya

Serangan asma adalah implikasi logis dari kuantitas polusi udara yang banyak. Terutama bagi orang-orang yang sebelumnya memiliki riwayat asma.

Udara yang tidak sehat dan penuh dengan partikel debu akan membuat asma kambuh, bahkan bagi mereka yang tercatat tidak memiliki riwayat penyakit ini.

Tak mengherankan, jika ancaman epidemi asma akan terjadi jika polusi udara terus-menerus berada di angka yang mengkhawatirkan.

2. Menghambat perkembangan anak

Paparan udara yang tidak sehat dapat memperlambat laju pertumbuhan seorang anak, menghambat perkembangan paru-paru pada anak yang tidak dapat berfungsi sebagaimana optimalnya.

3. Menimbulkan banyak komplikasi penyakit seperti paru-paru, kanker hingga risiko jantung dan stroke

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI