Awas, Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Permen Karet kata Dokter Saddam Ismail

bandungbarat

Senin, 11 September 2023 | 13:32 WIB
Awas, Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Permen Karet kata Dokter Saddam Ismail
Ilustrasi Awas, Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Permen Karet kata Dokter Saddam Ismail(pixabay) / RobinHiggins.

SUARABANDUNGBARAT Permen karet, makanan ringan yang populer dan sering kita temui sehari-hari, ternyata memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan kita.

Dokter Saddam Ismail, mengungkapkan beberapa efek negatif dari mengunyah permen karet, seperti yang dilansir dari salah satu video di kanal YouTube miliknya.
 
1. Merusak Gigi 
Permen karet sering mengandung pemanis buatan dan bahan kimia lainnya yang dapat merusak gigi. Meskipun ada permen karet bebas gula, biasanya tetap mengandung pengawet dan bahan kimia yang berpotensi merusak gigi. Penggunaan berlebihan permen karet dapat menyebabkan kerusakan pada enamel gigi.
 
2. Memicu Konsumsi Junk Food 
Seseorang mungkin mengunyah permen karet untuk menghindari ngemil atau makanan berat. Namun, penelitian dari Departemen Pertanian Amerika menunjukkan bahwa mereka yang sering mengunyah permen karet cenderung mengurangi konsumsi makanan bergizi. Kandungan rasa manis dan bahan kimia dalam permen karet dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang, membuatnya lebih suka makanan cepat saji yang cenderung tidak sehat.
 
3. Pemicu Gangguan Sendi Rahang 
Mengunyah permen karet secara rutin, terutama pada satu sisi rahang saja, dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam otot rahang. Hal ini dapat mengganggu fungsi rahang dan menyebabkan berbagai masalah seperti sakit kepala, kaku leher, nyeri telinga, sakit gigi, dan bahkan masalah serius pada rahang.
 
4. Gangguan Pencernaan 
Permen karet bisa memicu gangguan pencernaan. Beberapa orang mungkin mengalami kembung, nyeri ulu hati, atau rasa asam di tenggorokan. Ini disebabkan oleh produksi berlebihan asam lambung akibat mengunyah permen karet. Selain itu, menelan udara saat mengunyah juga dapat menyebabkan perut kembung.
 
5. Menipu Sistem Pencernaan 
Mengunyah permen karet dapat menipu sistem pencernaan kita. Tubuh mungkin mengira kita telah mengonsumsi makanan karena mengunyah, tetapi ketika permen karet tidak ditelan, lambung tidak memproduksi enzim pencernaan yang diperlukan. Ini bisa mengakibatkan gangguan pencernaan, nyeri lambung, gangguan lambung, dan iritasi usus.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tanda Bayi Kedinginan yang Wajib Diketahui Orang Tua

5 Tanda Bayi Kedinginan yang Wajib Diketahui Orang Tua

Your Say | Senin, 11 September 2023 | 13:20 WIB

Dokter Saddam Ismail: Cukup Pakai Rempah Ini untuk Menyembuhkan Vertigo

Dokter Saddam Ismail: Cukup Pakai Rempah Ini untuk Menyembuhkan Vertigo

Bandungbarat | Senin, 11 September 2023 | 11:29 WIB

Duh, Awas! Orang Tua Kamu Berisiko Stroke Jika Punya Ciri-ciri Ini Kata Dokter Saddam Ismail

Duh, Awas! Orang Tua Kamu Berisiko Stroke Jika Punya Ciri-ciri Ini Kata Dokter Saddam Ismail

Bandungbarat | Senin, 11 September 2023 | 11:15 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×