SUARA BANDUNG BARAT - Jorge Martin memastikan di MotoGP sekarang ini tidak ada lagi rivalitas seperti yang sempat terjadi antara Valentino Rossi vs Marc Marquez.
Pebalap tim Prima Pramac itu menilai semua pebalap MotoGP sekarang ini menaruh respek di antara satu dengan yang lain.
Rider asal Spanyol itu juga merasa tidak perlu buat pebalap untuk membenci antara satu dengan yang lain.
"Persaingan yang jahat dan penuh kebencian di antara para pebalap akan lebih menarik perhatian daripada persaingan yang baik, karena hal itu memunculkan penggemar, dan pendukung bagi kedua belah pihak," kata Jorgen Martin, seperti dilansir dari Crash.
"Kami tidak memilikinya sekarang, sekarang ada rasa hormat, hubungan yang baik. Kami mempertaruhkan hidup kami setiap akhir pekan, dan kami tidak perlu saling membenci," sambungnya.
Jorge Martin kemudian memastikan, bahwa dirinya pun menghormati seluruh pebalap MotoGP sekarang ini.
Hanya saja, pria berusia 25 tahun ini mengakui sebuah hal unik, yakni hanya berteman baik dengan pebalap Aprilia, Aleix Espargaro.
"Saya berteman baik dengan Aleix Espargaro, tetapi sisanya bukan teman dekat saya. Friksi bisa saja muncul dengan pebalap tertentu, tapi itu bukanlah tingkat kebencian yang dimiliki (Ayrton) Senna, dan (Alain) Prost, atau Lorenzo dan (Dani) Pedrosa, atau Marc dan Valentino," katanya.
Jorgen Martin sekarang ini bersaing sengit dengan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dalam perburuan gelar juara MotoGP 2023 dengan enam seri tersisa.
Bagnaia masih memimpin klasemen MotoGP 2023 sementara dengan koleksi 319 poin. Dibuntuti Martin di posisi kedua dengan selisih 3 angka saja. (*)