Sudah Tahu Belum? Cara Mudah Membuat Pupuk Kompos Persis Seperti yang Dijual di Pasaran

bandungbarat

Senin, 09 Oktober 2023 | 19:24 WIB
Sudah Tahu Belum? Cara Mudah Membuat Pupuk Kompos Persis Seperti yang Dijual di Pasaran
Ilustrasi cara membuat pupuk kompos sendiri di rumah. (Max Bonda dari Pexels)

SUARABANDUNGBARAT - Pupuk kompos adalah salah satu cara yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat. 

Namun, seringkali pupuk kompos yang dijual di pasaran dapat cukup mahal. Padahal pupuk kompos  berkualitas dapat dibuat sendiri di rumah dengan mudah. 

Bagaimana cara membuat pupuk kompos berkualitas tersebut?

Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Nanin's Life, Senin (09/10/2023) Berikut ini adalah langkah-langkah membuat pupuk kompos berkualitas. Bahkan, sama dengan di pasaran.

1. Persiapkan Bahan-Bahan

Langkah pertama yaitu mempersiapkan bahan-bahan, dimulai dengan menyediakan batang pohon pisang, dianjurkan yang belum pernah berbuah.

Kumpulkan rumput segar, idealnya yang daunnya cepat layu atau agak lembut, karena ini mengandung lebih banyak nitrogen.

Selanjutnya, siapkan kotoran kambing atau bahan organik lainnya sebagai sumber nutrisi.

Tambahkan trichoderma, yaitu tambahan yang bisa digunakan untuk meningkatkan dekomposisi, namun bersifat opsional.

baca juga

2. Cacah Bahan-Bahan

Cacah batang pisang, rumput, dan bahan organik lainnya sehalus mungkin karena hal tersebut akan mempercepat proses fermentasi.

3. Campur Semua Bahan

Campurkan batang pisang, rumput, dan bahan organik dalam perbandingan 1:1:1. Jika sulit mengukur, dapat menggunakan ember berkapasitas 5 liter sebagai patokan.

4. Masukkan ke Dalam Wadah

Tempatkan campuran bahan dalam ember atau wadah tertutup dan pastikan untuk melubangi bagian bawah jika menggunakan ember, untuk menghindari penumpukan cairan.

5. Fermentasi

Biarkan campuran bahan tersebut difermentasi selama 3 minggu hingga 1 bulan. Dalam hal ini, Proses yang lebih lama juga dapat memberikan hasil yang lebih baik.

6. Penjemuran

- Setelah selesai difermentasi, jemur kompos di bawah matahari karena akan membantu mengeringkan dan menghaluskan kompos.

7. Pengayakan

Setelah pengeringan, saring kompos dengan menggunakan jaring atau alat pengayak lainnya. Hal ini akan menghasilkan pupuk kompos yang lebih halus.

8. Gunakan pada Tanaman

Terakhir, pupuk kompos siap digunakan pada tanaman. Ini adalah sumber nutrisi alami yang akan memberikan hasil luar biasa bagi pertumbuhan tanaman.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, tentunya akan mempermudah pembuatan pupuk kompos berkualitas tinggi yang sama dengan yang biasanya dijual di pasaran. Selamat mencoba. (*)

Sumber:
Channel YouTube Nanin's Life

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rahasia Merawat Tanaman Hias Suplir yang Sering Salah

Rahasia Merawat Tanaman Hias Suplir yang Sering Salah

Bandungbarat | Senin, 09 Oktober 2023 | 17:37 WIB

Jangan Kaget, Ini Daftar Harga Tanaman Hias Alocasia Berbagai Varian, Ada yang Mencapai Jutaan

Jangan Kaget, Ini Daftar Harga Tanaman Hias Alocasia Berbagai Varian, Ada yang Mencapai Jutaan

Bandungbarat | Senin, 09 Oktober 2023 | 17:37 WIB

Dikenal Unik, Inilah Cara Merawat Tanaman Hias Monstera Ekor Naga

Dikenal Unik, Inilah Cara Merawat Tanaman Hias Monstera Ekor Naga

Bandungbarat | Senin, 09 Oktober 2023 | 17:30 WIB

Terkini

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:53 WIB

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:51 WIB

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:50 WIB

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:46 WIB

×