Ditawarkan ke Banyak Investor, IKN Dianggap Dijual Murah

Suara Bestie | Suara.com

Minggu, 04 Desember 2022 | 16:30 WIB
Ditawarkan ke Banyak Investor, IKN Dianggap Dijual Murah
Ilustrasi IKN Nusantara. [Istimewa]

Investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara memang menjadi sorotan publik. Seperti Founder Awak Media Indonesia (AMI) Group, Azzam Mujahid Izzulhaq.

Ia mendadak menyinggung soal investasi di IKN baru untuk Indonesia tersebut. Untuk diketahui, IKN sendiri berada di Kalimantan Timur (Kaltim).

Tepatnya, di sebagian Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara (Kukar). Menurutnya, saat ini untuk menguasai tanah tak perlu seperti masa lalu.

Di mana adanya penjajahan yang dilakukan bangsa Eropa. Hal itu diduga ia kaitkan dengan investasi di IKN.

"Dulu. Baik itu Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda hingga Jepang, harus berdarah-darah ketika akan menguasai tanah," ujarnya, melansir dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (04/12/2022).

Ia menyinggung, saat ini untuk bisa menguasai sebuah wilayah, tak perlu berdarah-darah seperti dulu kala. Sekali lagi, ia menyinggung soal investasi.

Menurutnya, hal itu lebih gampang. Karena siapapun bisa memperoleh kepemilikan tanah sampai ratusan tahun. Tepatnya, 160 tahun.

"Bebas pajak selama 30 tahun dan discount pajak 350 persen," lugasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang terus mencari investor untuk berinvestasi di IKN Nusantara. Bahkan katanya, Jokowi memberikan tawaran yang menggiurkan.

Tawaran itu seperti karpet merah bagi para investor. Yakni insentif untuk mereka yang ingin menanamkan modalnya di IKN.

Isentif tersebut yang dianggap sebagai bentuk pemerintah tak percaya diri. Justru, kemudahan yang banyak itu dinilai menjual IKN dengan harga murah.

Untuk diketahui sebelumnya, dalam acara Pre Market Sounding IKN, pemerintah menawarkan kemudahan dan sederet insentif untuk investor IKN.

Misalnya, tax holiday untuk infrastruktur umum selama 30 tahun untuk investasi Rp 50 miliar hingga super tax deduction 350% di sektor penelitian dan pengembangan (litbang).

"Kurang apalagi? Lahan ada Menteri ATR/BPN. Insentif masih ada yang kurang, ada menteri investasi. Pak kurang insentif, minta. Tax holiday kurang panjang misalnya. Tax deductionnya kurang banyak, silakan disampaikan," papar Jokowi kala itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Simbol Jokowi Pernah Ada di Indonesia

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Simbol Jokowi Pernah Ada di Indonesia

| Minggu, 04 Desember 2022 | 15:27 WIB

Kestabilan Saat Resesi Perlu di Jaga, Mega Proyek IKN Dianggap Penghambat

Kestabilan Saat Resesi Perlu di Jaga, Mega Proyek IKN Dianggap Penghambat

| Minggu, 04 Desember 2022 | 13:57 WIB

Jepang Diajak untuk Investasi di IKN Nusantara: Masa Depan Indonesia

Jepang Diajak untuk Investasi di IKN Nusantara: Masa Depan Indonesia

Kaltim | Minggu, 04 Desember 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:49 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang

Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:21 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:05 WIB

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Sinopsis Film Mercy, Tayang Hari Ini di Prime Video

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:00 WIB

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:55 WIB

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Tragedi Mandi Bersama Keluarga, Muhamad Arya Saputra Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:51 WIB

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda

Kaltim | Minggu, 22 Maret 2026 | 20:45 WIB