Siswa sekolah dari Jogja yang kesurupan di Bali viral di media sosial.
Momen kesurupan ini pun diunggah berbagai akun dan menyebutkan bahwa para siswa tersebut dicari “Due” karena berlaku tidak sopan di Pura Tanah Lot.
Mereka disebut-sebut telah menginjak canang hingga meludah dengan sengaja.
Selain itu juga disebut membawa kerang dan dibuang ke daerah Batubulan, Gianyar.
Atas hal ini pihak sekolah pun angkat bicara.
Pihak sekolah yang diwakili oleh Reni Nuryati mengakui muridnya kesurupan.
Akan tetapi menurutnya kesurupan ini terjadi karena anak didiknya senggolan dengan murid sekolah lain yang kerauhan lebih dahulu.
Menurutnya pula, rombongan dari sekolahnya ini belum sempat ke Tanah Lot maupun Pengelipuran.
“Jadi memang yang ada di video anak kami. Tapi perlu diketahui bahwa kami belum sempat ke Tanah Lot atau Pengelipuran,” ujarnya.
Baca Juga: 5 Pantai di Bali Dengan Spot Sunset yang Indah
Para siswa ini berasal dari SMP di Yogyakarta dan baru sampai di Bali pada Minggu (11/12/2022).
Ketika menghampiri pusat oleh-oleh di Gianyar, ada dua orang anak sekolah lain dulu yang kesurupan.
Mereka bersenggolan dan sang murid kena imbas akhirnya terjadilah kesurupan massal.
“Kami kena imbasnya. Mereka telah pulang terlebih dahulu. Karena kondisi seperti ini kami akan mengalihkan objek wisata yang kami kunjungi,” ujarnya.
Setelah itu para anak sekolah ini ditangani oleh Jro Mangku setempat.
Seperti diketahui dalam video yang beredar terlihat sejumlah siswa berpakaian seragam duduk di jalanan, ada yang menangis hingga berteriak.