Ferdinand Hutahaean Sebut Anies Baswedan Sedang Lumuri Muka Dengan Sampah

Suara Bestie

Selasa, 20 Desember 2022 | 11:20 WIB
Ferdinand Hutahaean Sebut Anies Baswedan Sedang Lumuri Muka Dengan Sampah
Anies Baswedan saat menemui relawan di Pangkep, Sulawesi Selatan. ((Twitter/@aniesbaswedan))

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belakangan jadi sorotan karena sentil pemerintah.

Hal ini karena Anies Baswedan pemerintah yang kerap mematikan kritik publik.

Menurut Anies Baswedan, adu argumentasi dengan pejabat dalam mempertahankan kebijakannya dengan publik secara umum sebenarnya baik untuk pembelajaran bersama.

"(Tapi) kita kadang-kadang kalau di pemerintahan tuh, 'Matiin kritiknya'. Tolong dong ditelepon jangan kritik lagi. Sebentar, itu sesungguhnya public education," jelas Anies Baswedan

Menanggapi kritikan Anies Baswedan ini,Juru Bicara Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dira Martamin menyebut Anies sebagai sosok yang merasa paling hebat.

Ferdinand Hutahaean pun ikut mengomentari hal ini.

Melalui akun twitternya, Ferdinand Hutahaean bahkan dengan keras menyebut Anies Baswedan tengah melumuri wajahnya dengan sampah.

"Bahwa sesungguhnya Anies sedang melumuri mukanya dengan sampah ketika bicara seperti ini," cuit Ferdinand, dikutip pada Selasa (20/12/2022).

Ferdinand menilai kritikan itu tidak sejalan dengan hal yang dilakukan Anies dan kelompok pendukungnya selama ini, seperti mengkritik pemerintah dengan cukup kebablasan.

"Fakta yang sahih bahwa Anies pun mengkritik dengan bebas. Dan para pendukungnya mengkritik pemerintah dengan bebas bahkan mencaci maki," tulisnya.

"Nies, kamu sehat?" pungkasnya, bahkan tanpa sungkan menyematkan akun Twitter Bakal Calon Presiden 2024 dari Partai NasDem tersebut.

Sebelumnya Anies memang sempat membuat geger dengan pernyataannya mengenai sistem kritik di Indonesia.

Dilihat di kanal YouTube R66 Newlitics, Anies mengaku tidak masalah bila kebijakan dan sikapnya selama di gelanggang politik menimbulkan pro dan kontra.

"Tidak ada dalam sejarah yang di dalam gelanggang politik itu 100 persen sependapat. Jadi pasti ada yang tidak sependapat, ada yang tidak sependapat sekali. Itu adalah perjalanan sejarah ratusan tahun," jelas Anies.

Karena itulah Anies Baswedan mendorong agar opini kontra tidak dibatasi karena merupakan bagian dari kebebasan berpendapat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Skenario Penguasa Jegal Anies Baswedan di Pilpres 2024 Versi Refly Harun

5 Skenario Penguasa Jegal Anies Baswedan di Pilpres 2024 Versi Refly Harun

Bestie | Jum'at, 16 Desember 2022 | 11:14 WIB

Sumber Dana Safari Politik Anies Baswedan Dipertanyakan, Bawaslu Angkat Tangan

Sumber Dana Safari Politik Anies Baswedan Dipertanyakan, Bawaslu Angkat Tangan

Bestie | Rabu, 14 Desember 2022 | 10:33 WIB

Turun Mobil, Anies Baswedan Disambut Emak-emak Dan Disoraki Presidenku

Turun Mobil, Anies Baswedan Disambut Emak-emak Dan Disoraki Presidenku

Bestie | Sabtu, 10 Desember 2022 | 13:31 WIB

Terkini

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis

Banten | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:50 WIB

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:42 WIB

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:35 WIB

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak

Jabar | Senin, 15 Juni 2026 | 23:28 WIB

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung

Sport | Senin, 15 Juni 2026 | 23:20 WIB

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:18 WIB

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 23:15 WIB

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup

Bogor | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi

Sumsel | Senin, 15 Juni 2026 | 23:04 WIB