Mengenal Mud Volcano dan Dampaknya, Fenomena Pulau Baru Pasca Gempa 7.9 M di Maluku

Suara Bestie

Rabu, 11 Januari 2023 | 18:15 WIB
Mengenal Mud Volcano dan Dampaknya, Fenomena Pulau Baru Pasca Gempa 7.9 M di Maluku
Fenomena geologi yakni kemunculan Mud Volcano (Twitter @dafideff)

Kemunculan pulau baru di Kabupaten Kepulauan Tanimbar pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,9 yang terjadi beberapa waktu lalu membuat heboh masyarakat Maluku

Pasalnya, fenomena geologi ini membuat masyarakat panik dan memilih untuk mengungsi. Menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kemunculan pulau baru di atas permukaan air tersebut dinamai sebagai mud volcano

Menurut BMKG, mud volcano ini bisa saja muncul setelah terjadi gempa yang kuat. Bahkan fenomena alam ini sebelumnya juga pernah muncul di barat Pulau Nias pada tahun 2005 silam. 

Lantas apa itu mud volcano dan dampaknya bagi masyarakat? Simak penjelasannya. 

Apa Itu Mud Volcano 

Meskipun disebut dengan nama mud volcano, namun pulau baru tersebut bukanlah gunung merapi. Dikutip dari sciencedirect, mud volcano adalah material gunung berapi yang berbentuk kerucut yang terbentuk ketika lumpur dengan air dan gas yang diekstrusi di dasar laut. 

Menurut BMKG, hal ini dapat terjadi lantaran tekanan dalam lapisan kulit bumi terakumulasi ketika cairan dan gas di bawah tanah tak dapat keluar. Gas dan cairan tersebut terjebak dalam lapisan sedimen.

Kemudian, material lunak tersebut menjadi overpressure jika ada gaya tektonik atau gempa kuat sebagai ‘input motion’. Gempa memberikan tekanan di bawahnya dan ketika lapisan yang lebih dalam mengendur, maka tekanan menyebar ke luar.

Gunung lumpur yang dianggap pulau baru itu pun akhirnya terbentuk karena cairan dan gas dalam bumi ingin keluar melalui rekahan batuan. Selanjutnya, material lunak tersebut perlahan akan membentuk tumpukan lumpur yang nantinya gunung lumpur ini akan hilang dengan sendirinya.

baca juga

Dampak Terjadinya Mud Volcano 

Mud volcano ini dapat muncul di permukaan tanah dengan ketinggaan lebih dari 200 meter, semakin tinggi maka akan semakin berbahaya juga dampaknya bagi masyarakat sekitar. Seperti contoh mud volcano di Indonesia adalah terbentuknya Pulau Lusi di Sidoarjo, Jawa Timur.

Pulau Lusi terbentuk akibat dari endapan lumpur hasil buangan ke Sungai Porong, Sidoarjo. Pulau tersebut memiliki luas sekitar 93,4 Hektare. Endapan lumpur tersebut terjadi karena pengeboran PT Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas.

Dengan adanya peristiwa tersebut yang masih terus berlangsung sampai saat ini membuat 16 rumah tergenang dan sekitar 30 pabrik harus terpaksa menghentikan aktivitasnya. Terhitung kurang lebih 600 hektare lahan terendam oleh lumpur lapindo. Bahkan lumpur tersebut mengandung logam berat jenis Kadmium yang memiliki efek buruk terhadap lingkungan dan manusia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta-fakta Kemunculan 'Pulau Baru' di Tanimbar Usai Gempa Maluku, Ini Penjelasan BMKG

Fakta-fakta Kemunculan 'Pulau Baru' di Tanimbar Usai Gempa Maluku, Ini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 14:07 WIB

Warga Tanimbar Maluku Resah Usai Kemunculan Daratan di Daerah Pesisir Pasca Gempa

Warga Tanimbar Maluku Resah Usai Kemunculan Daratan di Daerah Pesisir Pasca Gempa

Sulsel | Rabu, 11 Januari 2023 | 12:25 WIB

BNPB: Di Maluku Pernah Terjadi Tsunami Setinggi Ratusan Meter

BNPB: Di Maluku Pernah Terjadi Tsunami Setinggi Ratusan Meter

Tekno | Selasa, 10 Januari 2023 | 22:35 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×