Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Maju, Zulkifli Hasan baru-baru ini blak-blakan soal kecurangan yang mungkin terjadi dalam pemilu.
Momen ini ia sampaikan saat melakukan podcast bersama Deddy Corbuzier. Sebagai host, Deddy menyentil soal kecurangan yang bisa saja terjadi saat pemilu.
"Apakah di pemilu itu bisa ada kecurangan,?" Tanya Deddy.
"Iya bukan bisa lagi, banyak yang curang kan," jawab pria yang kerap disapa Zulhas.
"Tapi, ada perangkat yang menyelesaikannya," tambahnya.
Zulhas menerangkan bahwa realita yang terjadi many politik masih terus berjalan. Hal ini lantaran partai politik dianggapnya tak mau kalah, sehingga menghalalkan segala cara.
"Oleh karena itu saya mengajak kepada partai politik, kepada teman-teman kalau ada aksi, ada reaksi itu yang menyebabkan pemilu jadi mahal," ujar Zulhas.
"Contohnya, wah itu many politik diatur, undang-undangnya nggak boleh, yang boleh ngasih tanda souvenir. Misalnya baju, sarung, nasi kotak boleh. Tapi cash nggak boleh. Tapi karena partai politik kan nggak mau kalah, menghalalkan segala cara, oh saya bayar deh, akhirnya semuanya ikut bayar dan tinggi-tinggian," sambungnya.
Zulhas mengatakan bahwa hal inilah yang akhirnya menjadikan pemilu mahal dan transaksional.
Baca Juga: PT Pos Indonesia Salurkan Bantuan ATENSI untuk Yatim Piatu dari Kemensos
"Jadi apa yang diinginkan publik, apa yang diharapkan kita nggak akan terjadi, karena ada penyimpangan," tegasnya.