"Wah, bahaya ini, nanti habis bantu rakyat, eh, bantuannya diminta lagi," komentar netizen.
"Jadi anggota dewan bisa seenaknya memaki orang lain miskin," respons yang lain.
"Halu, uang Rp 100 juta katanya mau dibagi bagikan ke pendukungannya aja hanya omongan doank," pungkas netizen.