Hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT), diprediksi pergerakan masyarakat mencapai 123,8 juta orang pada lebaran tahun ini.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, jumlah ini meningkat 14,2% jika dibandingkan dengan prediksi lebaran tahun kemarin, yang mencapai 85,5 juta orang.
“Melihat potensi pergerakan masyarakat yang begitu tinggi pada masa mudik tahun ini, kami bersama pemangku kepentingan terkait akan menyiapkan langkah-langkah antisipasi,” ujarnya dilansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (12/03/2023).
Ia menjelaskan, semua persiapan sarana dan prasarana serta kebijakan dilakukan dengan aman terkendali.
“Baik berupa penyiapan sarana prasarana transportasi, aspek keselamatan, manajemen rekayasa lalu lintas, dan kebijakan lainnya agar penyelenggaraan mudik tahun ini dapat berjalan dengan selamat, aman, dan terkendali,” klaimnya.
Ia menjelaskan, tingginya potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun ini. Di antaranya, karena telah dicabutnya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) akibat pandemi Covid-19, ekonomi semakin baik dan tidak adanya larangan bepergian ke luar daerah.
“Penanganan arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini sangat menantang. Maka itu kami telah menyiapkan langkah antisipasi sejak awal tahun,” sebutnya.
“Selain itu, evaluasi dari penyelenggaraan mudik serta Natal dan tahun baru sebelumnya menjadi bekal penting sebagai pelajaran agar tahun ini bisa lebih baik lagi.”
Baca Juga: Link Live Streaming Fulham vs Arsenal, Derbi London Liga Inggris