Ibunda Indah Permatasari, Nursyah membantah bahwa dirinya tak ikhlas perihal pernikahan anaknya dan Arie Kriting.
Nursyah mengaku menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan tak pernah marah.
"Dari awal saya nggak pernah ganggu, itu namanya sudah ikhlas, menikah, hamil, saya tidak ganggu terus, itu sudah ikhlas. Jangan mengajarkan saya ikhlas, saya tidak pernah marah, biarkan Allah yang membalas itu semua," ucap Nursyah seperti yang diunggahnya di siaran langsung Instagram.
Nursyah juga mengungkit masalah nikah siri antara Indah Permatasari dan Arie Kriting sebelum menikah resmi.
Menurutnya ia telah tahu hal ini dari seseorang namun tak peduli.
"Saya ditelepon orang katanya sudah serumah lama. Kawin siri kek, kawin lancung kek, saya tidak urus. Saya tidak ganggu," ujarnya.
Selain itu Nursyah mengaku sudah pernah minta maaf pada putrinya setelah menikah.
Namun kembali diungkit soal dugaan dirinya dikirimi ilmu hitam dan pengirim menurutnya berulah lagi.
"Saya minta maaf, saya peluk-peluk. Terus berulah lagi, berulang kali, mencoba selalu mengirimkan santet," tukasnya.
Baca Juga: Indah Permatasari ke Jakarta Karena Orangtua Banyak Utang, Kini Malah Dimusuhi Ibu Sendiri
Nursyah memang sempat mengaku dirinya diduga mendapat ancaman akan dibunuh dengan ilmu hitam.
Nursyah seolah masih mengungkit dugaannya mengenai Arie Kriting mengirim santet kepadanya.
Ia juga diduga menyindir Hanung Bramantyo. Ia menyinggung soal dirinya tidak pernah menyenggol seseorang jika tidak disenggol duluan.
Harung Bramantyo sempat menyinggung soal orang tua yang tidak merestui hubungan anaknya untuk menikah.
Suami Zaskia Adya Mecca itu menyebut sifat orang tua yang tidak merestui anaknya untuk menikah.
"Nikah itu proses. Dari dua orang yang saling gak kenal jadi cinta. Trus dua keluarga saling sapa. Kalo gak ada yang setuju gimana? Durhaka dong? Ya gapapa to? Emang anak doang yang bisa durhaka. Orang tua juga bisa durhaka keleesss. Yang ngejalanin kita kok. Yang paling penting niat nikah kita karena Allah. Niatnya ibadah. Saling melindungi," tulis Hanung Bramantyo pada keterangan unggahannya.