"Pak Menteri sudah menyampaikan soal dana operasional, tapi kasih saya waktu ya," pinta AAL.
Selanjutnya berselang 3 atau 5 hari AAL ditanya lagi sial setoran Rp 500 Juta per bulan.
Dijawab Anang, “Belum ketemu solusinya.”
AAL lalu bertandang ke kantor Moratelindo. Di sanalah ia bertemu dan meminta bantuan kepada IR.
Setelah mendapat kesanggupan IR, beberapa hari kemudian, AAL kembali bertemu HA.
"Bila nanti ada dana operasional, kepada siapa diserahkan?" tanya AAL kepada HA.
Wanita HA lalu memberikan nomor ponsel seseorang bernama Yunita, yang kemudian diserahkan AAL ke IR.
"Ini kontak penerima kalau sudah ada solusi dana operasional tim pendukung pak menteri yang kemarin saya sampaikan," kata AAL.