Konten menyesatkan kembali beredar. Disebutkan bahwa FIFA memutuskan Indonesia tetap jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Konten itu beredar di Facebook. Pemilik akun bernama Lensa Olahraga mengunggah kabar tersebut.
Faktanya, FIFA telah memutuskan untuk mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Keputusan itu dinyatakan FIFA dalam situs resmi mereka.
Narasi yang diberikan di unggahan itu ialah sebagai berikut:
"AKHIRNYA TERCAPAI! FIFA Putuskan Indonesia Tetap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Dengan Syarat Ini
#TimnasJuara #TimnasIndonesia
#ErikTohir #PSSI #FIFA #PialaDuniaU-20
#2023
RESMI! FIFA PUTUSKAN INDONESIA TETAP MENJADI TUAN RUMAH PIALA DUNIA U-20 2023 (dalam thumbnail)".
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, cuplikan awal video tersebut menampilkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang sudah sampai di Qatar dan berusaha untuk bernegosiasi dengan Presiden FIFA.
Narator dalam video menjelaskan terkait komentar Erick Thohir usai laga Timnas Indonesia melawan Burundi.
Narasi dilanjutkan dengan klaim bahwa usaha Erick Thohir dalam melobi Presiden FIFA berhasil dan Indonesia tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dengan syarat keamanan bagi masing-masing peserta.
Baca Juga: Profil Jonah Hauer-King, Artis yang Jadi Pangeran Eric di Film Little Mermaid
Bahkan di situ dijelaskan, FIFA menyampaikan kabar buruk kepada Indonesia setelah resmi mencoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA tidak dapat menerima alasan apapun untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Mengutip dari situs resmi fifa.com, menyusul pertemuan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, FIFA telah memutuskan untuk mencoret Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 menyusul beberapa insiden.
“Tuan rumah baru akan segera diumumkan, tanggal turnamen tetap tidak berubah. Terkait sanksi PSSI juga akan diputuskan di waktu mendatang.”
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa FIFA memutuskan Indonesia tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 adalah keliru dan termasuk ke dalam konten yang menyesatkan.