Konten dimanipulasi soal penemuan gudang emas beredar. Konten itu dalam bentuk video.
Kabarnya, penemuan gudang emas itu membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) geram dengan anggota DPR yang dianggap berkhianat.
Lantas setelah ditelusuri, video tersebut merupakan kumpulan cuplikan pernyataan Dito Ariotedjo usai dilantik jadi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), penjelasan lengkap Mahfud MD soal transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementrian Keuangan (Kemenkeu), serta video pembukaan KTT G20 di Bali yang diedit dengan disertai narasi yang menyesatkan.
Video itu beredar di YouTube. Dengan narasi "GUDANG EMAS DITEMUKAN, JOKOWI G£RM DGN ANGGOTA DPR YG B£RKH!AN4T".
Akun YouTube KABAR NEWS yang mengunggah video tersebut pada tanggal 14 April 2023 lalu. Video itu menunjukkan tumbnail Kapolri, Presiden Jokowi, dan Menpora Dito Ariotedjo berada dalam sebuah ruangan berisi banyak emas.
Hasil penelusuran kembali menunjukkan, foto tumbhnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan.
Video merupakan hasil editan dari beberapa kumpulan video yang tidak ada kaitannya dengan gudang emas yang ditemukan ataupun DPR yang berkhianat.
Video pertama, yang dicuplik adalah video pernyataan Dito Ariotedjo usai dilantik Presiden menjadi Menpora pada tanggal 3 April 2023 kemarin.
Video kedua, yang diunggah adalah video dari akun YouTube KOMPASTV pada tanggal 20 Maret 2023 dengan judul: “Penjelasan Lengkap Mahfud MD Soal Transaksi Janggal Rp 349 triliun di Kemenkeu”.
Baca Juga: Cek Fakta: Satrio Resmi Gugat Iis Dahlia dan Pilih Menikah dengan Salshadilla
Video Ketiga, yang dicuplik adalah video pidato lengkap Presiden Jokowi di KTT G20 di depan para pemimpin dunia pada tanggal 15 November 2022 yang diunggah oleh akun YouTube KOMPASTV.
Berdasarkan penjelasan itu, maka gudang emas yang ditemukan dan membuat Presiden Jokowi geram dengan anggota DPR yang berkhianat tidaklah benar.