Bahasa Bali merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Pulau Dewata yang masih digunakan dalam percakapan sehari-hari. Sama halnya dengan daerah lain, Bahasa Bali juga memiliki keunikan tersendiri.
Salah satu keunikan bahasa Bali adalah memiliki sejumlah kosakata yang serupa dengan bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya namun, artinya berbeda.
Berikut adalah sejumlah kosakata bahasa Bali yang serupa dengan bahasa Indonesia dan bahasa daerah lainnya, akan tetapi, maknanya berbeda.
1. Banyu
Banyu dalam bahasa Jawa berarti air. Namun, kata banyu dalam bahasa Bali berarti air beras. Sedangkan, air dalam bahasa Bali adalah toya atau tirta.
2. Kenyang
Kenyang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), berarti kondisi ketika sudah puas makan atau perut sudah penuh isi makanan. Berbeda dengan di Bali, kata kenyang dalam bahasa Bali berarti alat kelamin pria yang mengalami ereksi. Jadi kalian wajib hati-hati mengucapkan kata kenyang kepada masyarakat Bali.
3. Ngadek
Ngadek dalam bahasa Jawa berarti berdiri. Meskipun sama-sama kata kerja, namun ngadek dalam bahasa Bali berarti mencium bau.
4. Ngajeng
Ngajeng dalam bahasa Jawa berarti di depan. Namun, kata ngajeng dalam bahasa Bali berarti memakan makanan.
5. Cokot
Cokot dalam bahasa Jawa berarti gigit atau menggigit. Meskipun, sama-sama kata kerja, cokot dalam bahasa Bali berarti mengambil.
6. Budal
Budal dalam bahasa Jawa berarti berangkat. Sebaliknya, budal dalam bahasa Bali berarti pulang.