Ini 5 Corak Sarung Tenun Samarinda Beserta Makna dan Filosofinya

Suara Bestie

Senin, 14 Agustus 2023 | 20:05 WIB
Ini 5 Corak Sarung Tenun Samarinda Beserta Makna dan Filosofinya
UMKM / Kain Tenun (Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara)

Sarung tenun Samarinda adalah kain tradisional khas Ibu Kota Kalimantan Timur yang memiliki nilai sejarah.

Menurut cerita, kain tersebut awalnya dibawa oleh pendatang dari Suku Bugis di Sulawesi yang mencari suaka setelah runtuhnya Kesultanan Gowa Tallo.

Harga sarung tenun ini pun mencapai ratusan ribu rupiah karena proses pembuatannya yang bisa memakan waktu berminggu-minggu bergantung pada corak dan warnanya.

Ada banyak corak khas dari sarung tenun ini dan berikut 5 di antaranya:

1. Lebba Suasa 

Lebba Suasa ini merupakan corak yang pertama kali dibuat oleh para pengrajin tenun Samarinda. 

Namun kini corak lebba suasa sudah tidak dikeluarkan lagi karena jarang digemari di pasaran. 

Corak ini terdiri dari dua warna, yaitu warna hitam dan putih dan di tepi atau sisi sarung diberi corak warna merah.

2. Kamummu (Hatta)

baca juga

Corak Kamumu berwarna biru yang dikombinasikan dengan warna hitam dan disebut corak Hatta karena tidak lepas dari faktor sejarah. 

Hal itu lantaran saat Bung Hatta sebagai Wakil Presiden Indonesia berkunjung ke Samarinda dan Koperasi RUWI (Rukun Wanita Indonesia) Cabang Samarinda memberikan sarung Samarinda kepada Moh. Hatta.

3. Ayaman Palupuh 

Corak ini terdiri dari dua macam yaitu tabba biasa dan tabba galak dan disebut ayaman palupuh karena corak ini menyerupai bambu. 

4. Rawa-rawa Masak

Rawa-rawa yaitu nama sejenis buah jambu dan rawa-rawa yang masak berwarna merah muda atau lembayung. 

Corak ini dinamakan demikian karena berwarna lembayung seperti warna rawa-rawa masak.

5. Coka Manippi

Corak Manippi mempunyai latar belakang cerita tentang putri bangsawan Kutai yang suatu hari bermimpi masuk kedalam surga.

Di dalam mimpi tersebut sang putri melihat warna-warni yang sangat menawan hatinya dan ketika terbangun dari mimpinya sang putri sangat gundah dan merindukan warna yang ada dalam mimpi tersebut. 

Kemudian sang putri memanggil penenun untuk menenun sarung dengan warna-wani yang ada dalam mimpinya. Corak itu kemudian disebut Coka Manippi yang artinya ditaklukkan oleh mimpi.

Menurut riwayatnya di zaman dulu, corak Coka Manippi dilarang dipakai oleh masyarakat biasa karena khusus dipakai oleh keluarga bangsawan Kutai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim yang Murah Meriah dan Banyak Digemari

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 20:00 WIB

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Keunikan Baju Adat Sakai Asal Kaltim, Awalnya Dibuat Khusus Perempuan

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:55 WIB

Daftar Pakaian Adat Khas Kaltim, Terinspirasi Alam hingga Khusus Perempuan

Daftar Pakaian Adat Khas Kaltim, Terinspirasi Alam hingga Khusus Perempuan

Bestie | Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:50 WIB

Terkini

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Bali | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×