Asal Usul Hewan Langka Endemik Indonesia Jalak Bali

Suara Bestie | Suara.com

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 14:40 WIB
Asal Usul Hewan Langka Endemik Indonesia Jalak Bali
Jalak Bali ([VOA])

Jalak Bali memiliki nama latin Leucopsar rothschildi. Burung ini hanya terdapat di pulau Bali. Burung ini termasuk dalam keluarga Sturnidae dan merupakan spesies langka yang terancam punah.

Karena habitatnya yang semakin terbatas dan terusik oleh aktivitas manusia seperti perburuan dan perusakan habitat, populasi burung jalak bali semakin terancam dan dinyatakan sebagai spesies yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Nah, sebelum membahas lebih lanjut, apakah kalian tahu bagaimana asal usul dari burung Jalak Bali ini?

Asal-usul burung ini belum sepenuhnya dipahami, namun diperkirakan burung jalak bali berasal dari jalak putih (Sturnus sinensis) yang tersebar di Asia Timur.

Sejarah keberadaan burung jalak bali pertama kali diungkapkan pada abad ke-20, ketika seorang naturalis Inggris bernama Walter Rothschild mengirimkan koleksi burung dari Bali ke Museum Sejarah Alam Inggris.

Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut Walter Rothschild.

Melansir dari Wikipedia, Ketika pertama kali diidentifikasi pada 1910, diperkirakan 300–900 ekor hidup di alam liar. Hasil sensus yang dilakukan sejak tahun 1974 sampai dengan 1986, menunjukkan keadaan perkembangan populasi yang tidak menggembirakan.

Dari tahun 1974 sampai dengan 1981 terjadi peningkatan jumlah, tetapi sejak tahun 1983 terjadi penurunan populasi. Populasi jalak bali di habitat alaminya yaitu di Taman Nasional Bali Barat selalu mengalami penurunan.

Diketahui pada tahun 1984 jumlah jalak bali diperkirakan 125-180 ekor. Pada tahun 1988 jumlah jalak bali sekitar 37 ekor dan 12-18 ekor pada tahun 1990.

Pada tahun 1998 didapatkan 10-14 ekor serta diperkirakan semuanya adalah jantan. Data terakhir yang dikumpulkan oleh PEH Bali Barat pada tahun 2006 hanya ditemukan 6 ekor.

Kemudian pada tahun 2009 Kenwrick (2009), mencatat di Pulau Nusa Penida tercatat sebanyak 65 individu dewasa dan 62 juvenile. Saat ini, tercatat 115 individu burung jalak ini, dan diperkirakan itu adalah jumlah maksimum.

Penurunan populasi jalak Bali disebabkan oleh maraknya deforestasi (penggundulan hutan), perburuan, serta perdagangan liar.

Untuk menghindari kepunahan satwa tersebut, pemerintah lantas mendirikan beberapa pusat penangkaran Leucopsar rothschildi – salah satunya terletak di Buleleng, Bali – sejak tahun 1995.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngaku Habiskan Rp100 Juta Cuma Buat Perawatan Hewan Peliharannya, Alshad Ahmad: Pusing

Ngaku Habiskan Rp100 Juta Cuma Buat Perawatan Hewan Peliharannya, Alshad Ahmad: Pusing

Video | Jum'at, 17 Maret 2023 | 06:00 WIB

Alshad Ahmad Ngaku Habiskan Rp100 Juta per Bulan Buat Perawatan Hewan Peliharaan, Duit dari Mana?

Alshad Ahmad Ngaku Habiskan Rp100 Juta per Bulan Buat Perawatan Hewan Peliharaan, Duit dari Mana?

Entertainment | Rabu, 15 Maret 2023 | 19:05 WIB

'Jilli' Makhluk Mungil di Wonderland Indonesia 2 Ternyata Fauna Indonesia yang Pernah Terancam Punah

'Jilli' Makhluk Mungil di Wonderland Indonesia 2 Ternyata Fauna Indonesia yang Pernah Terancam Punah

Kalbar | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 10:53 WIB

Terkini

Berakhir Ricuh, Polisi Halau Mundur Massa Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim

Berakhir Ricuh, Polisi Halau Mundur Massa Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim

Kaltim | Rabu, 22 April 2026 | 07:58 WIB

Jangan Cuma Jual LPG! Yuk, Gabung Jadi Agen BRILink di Toko Anda

Jangan Cuma Jual LPG! Yuk, Gabung Jadi Agen BRILink di Toko Anda

Bri | Rabu, 22 April 2026 | 07:56 WIB

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:53 WIB

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:48 WIB

Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat

Sengit! Dominasi ITB dan IPB di Bursa Rektor Itera: Ini 3 Nama Kandidat

Lampung | Rabu, 22 April 2026 | 07:46 WIB

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Imbas El Nio Godzilla, Jasindo Pastikan Klaim Premi Asuranis Buat Petani Lancar

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Emansipasi Jadi Eksplorasi: Perempuan Ubah Arah Industri Perjalanan Global 2026

Emansipasi Jadi Eksplorasi: Perempuan Ubah Arah Industri Perjalanan Global 2026

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 07:43 WIB

5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan

5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan

Tekno | Rabu, 22 April 2026 | 07:42 WIB

Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim

Doa dan Harapan Khofifah Melepas Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Jatim

Jatim | Rabu, 22 April 2026 | 07:39 WIB