Beredar informasi Google menobatkan Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh. Untuk diketahui, Anies pernah memimpin DKI Jakarta.
Kabar itu beredar di Facebook. Faktanya, Google tak pernah menobatkan Anies sebagai gubernur terbodoh.
Ulasan mengenai Anies sebagai gubernur terbodoh yang ditampilkan oleh Google, dipengaruhi oleh algoritma. Hal ini disebabkan oleh karena banyaknya ulasan mengenai kata kunci tersebut.
Narasi yang diberikan adalah “ANIES DI NOBATKAN OLEH GOOGLE SEBAGAI GUBERNUR TERBODOH DI DUNIA”.
Tampak pada video tersebut, hasil pencarian Google untuk gubernur terbodoh di dunia menunjuk kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Akun Facebook dengan nama John Zartiwan ini kemudian memberi klaim tersebut. Namun setelah melakukan penelusuran mengenai informasi ini, ditemukan sebuah penjelasan yang membantah kekeliruan di dalam klaim pada unggahan tersebut.
Ketika mengetikkan kata kunci “Gubernur Terbodoh” melalui lama pencarian Google, pembaca memang akan diarahkan pada ulasan serta foto-foto dari mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Namun hal tersebut tidak menunjukkan bahwa Google resmi menobatkan Anies Baswedan sebagai Gubernur Terbodoh.
Munculnya Anies Baswedan sebagai Gubernur Terbodoh pada lama pencarian Google, disebabkan oleh sebuah hal yang disebut sebagai fenomena algoritma.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kolase Foto Ganjar Pranowo Keturunan Penjajah, Anies Keturunan Pahlawan
CEO Google, Sundar Pichai, pernah menjelaskan bahwa Google menjelajah miliaran laman setiap pengguna mengetikkan kata kunci.
Google lalu mencocokkan laman tersebut dan memberikan peringkat berdasarkan lebih dari 200 indikasi. Indikasi ini berupa relevansi, popularitas, paling baru, dan cara orang lain menggunakannya.
Begitulah cara mesin pencari Google menghadirkan hasil penelusuran terbaik untuk menjawab kata kunci yang diketikkan pengguna.
Jadi, berkaitan yang dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia dihubungkan dengan kata kunci “Gubernur Terbodoh”, karena ada artikel-artikel di dunia maya yang menyandingkan namanya dengan kata kunci tersebut.
Oleh karena itu, dapat disimpulkan, klaim yang menyatakan bahwa Google menobatkan Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh di dunia, merupakan informasi yang keliru dan termasuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.