2014, Target Proyek Groundbreaking KP3EI Hampir Rp 1.500 Triliun

admin | Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 10 Februari 2014 | 10:39 WIB
2014, Target Proyek Groundbreaking KP3EI Hampir Rp 1.500 Triliun
Wakil Ketua KP3EI yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana. (foto: www.dpd.go.id

Suara.com - Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) menargetkan proyek-proyek yang di-groundbreaking hingga akhir 2014 mencapai hampir Rp 1.500 triliun. Momentum pertumbuhan ekonomi menjadi peluang yang harus dioptimalkan untuk mewujudkan target itu.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KP3EI yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana dalam siaran persnya, akhir pekan lalu.
Target investasi itu, kata dia, terdiri dari realisasi 365 proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang telah groundbreaking hingga akhir tahun 2013 sebesar Rp 828,72 triliun. Juga dari target 166 proyek yang akan groundbreaking hingga akhir 2014 senilai Rp 628,91 triliun. Sehingga secara total investasi yang terkumpul akan mencapai Rp 1.457,63 triliun.

“Kami sangat optimistis target Rp 1.500 triliun itu tercapai, pada akhir 2014 ini. Sebab potensi Indonesia sangat besar untuk mewujudkan angka itu,” ujar Armida.
Data KP3EI mencatat, realisasi groundbreaking hingga akhir 2013 tersebar di 6 Koridor Ekonomi (KE). Masing-masing yaitu Koridor Sumatera senilai Rp 133,16 triliun, Koridor Jawa (Rp 296,34 triliun), Koridor Kalimantan (Rp 176,79 triliun), Koridor Sulawesi (Rp 62,72 triliun). Lalu Koridor Bali-NT (Rp 53,85 triliun), dan Koridor Papua-Maluku (Rp 105,86 triliun).

Nilai investasi tertinggi secara berturut-turut pada sektor infrastruktur dengan nilai sebesar Rp 279 triliun, pertambangan (Rp 268 triliun), industri manufaktur (Rp 137 triliun), dan sektor energi (Rp 108 triliun). Sementara sektor lainnya mencapai kisaran Rp 36,7 triliun.

Sementara itu, peran pembiayaan swasta memberikan kontribusi terbesar sebanyak 39% atau setara dengan Rp 323,32 triliun. Berikutnya diikuti oleh kontribusi BUMN sebesar 25,7% (Rp 212,88 triliun), dan sumber Campuran 19,4% (Rp 160,82 triliun). Sedangkan kontribusi pemerintah menempati posisi terakhir sebesar 15,9%, atau senilai Rp 131,71 triliun.

“Artinya, KP3EI telah berperan efektif mendorong swasta lebih besar untuk terlibat dalam pembangunan proyek-proyek MP3EI. Dan ke depan, kita semakin optimistis lagi. Apalagi dengan perekonomian nasional yang terus bertumbuh dan semakin menarik bagi investor,” terang Armida.

Senada dengan itu, Sekretaris KP3EI Luky Eko Wuryanto mengatakan, selama periode 2,5 tahun sejak MP3EI dicanangkan oleh Presiden RI pada 27 Mei 2011, KP3EI berhasil mendorong terealisasinya proyek-proyek groundbreaking atau inovatif senilai Rp 828,72 triliun. Dengan demikian, upaya pencapaian target proyek groundbreaking hingga akhir 2014 senilai Rp 628,91 triliun, berpeluang besar untuk tercapai.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, KP3EI semakin yakin mampu mewujudkan target proyek groundbreaking hingga akhir tahun ini,” kata Luky.

Data KP3EI juga mencatat, target groundbreaking tahun 2014 juga tersebar di 6 Koridor Ekonomi (KE), dengan 166 proyek. Dari KE Sumatera ditargetkan mencapai Rp 111,62 triliun (17,7%), KE Jawa Rp 67,82 triliun (10,8%), KE Kalimantan Rp 129,04 triliun (20,5%), KE Sulawesi Rp 79,94 triliun (12,7%), KE Bali-Nusat Tenggara Rp 114,74 triliun (18,2%), dan KE Papua-Kepulauan Maluku Rp 125,75 triliun (20,1%).

Terkait sumber pembiayaannya, pemerintah ditargetkan berkontribusi senilai Rp 32,33 triliun (5,1%). Sedangkan swasta masih mendominasi hingga 64,8% dengan nilai investasi Rp 407,58 triliun. Dan BUMN ditargetkan senilai Rp 71,69 triliun (11,4%), serta Campuran Rp 117,32 triliun (18,7%).

“Harus diakui, banyak yang telah kita lakukan, namun masih banyak juga yang perlu diselesaikan untuk menyukseskan MP3EI. Karena itu, sukses tidaknya MP3EI semua tidak terlepas dari percaya diri, semangat dan dukungan seluruh komponen masyarakat Indonesia, termasuk membuka akses lahan bagi berbagai proyek MP3EI,” tegas Luky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:02 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:10 WIB

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:00 WIB

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:27 WIB

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:10 WIB

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:56 WIB